SUARA SUMEDANG – Wali Kota Bogor, Bima Arya menerima banyak aduan atau keluhan dari masyarakat terkait sistem zonasi yang dinilai kurang preventif lagi. Bima Arya juga mengungkap adanya indikasi pelanggaran yang terjadi pada sistem pendidikan.
Dalam unggahannya di laman youtube pribadinya @Bima Arya berjudul“KISRUH PPDB ONLINE, BIMA ARYA: SISTEM ZONASI HARUS DI EVALUASI” Jum’at (7/7/2023).Wali Kota tersebut Nampak mendatangi rumah warga satu persatu menurut data yang dia pegang.
Hasilnya ada beberapa warga yang terdeteksi memalsukan alamat. Karena masyarakat sekitar tidak mengenal sebagian nama – nama warga yang disebutkan oleh Bima Arya.
Dari laporan yang diminta oleh Bima Arya, Timsus Verifikasi PPDB 2023 melaporkan ada 913 pendaftar SMPN yang memiliki indikasi bermasalah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 763 pendaftar sudah dilakukan verifikasi faktual di lapangan, dan tersisa 150 sedang dalam progres dari jumlah 913 pendaftar yang terindikasi bermasalah.
Dari jumlah 763 pendaftar yang sudah di verifikasi faktual, ditemukan 414 pendaftar sudah sesuai aturan dan 155 pendaftar tidak sesuai aturan. Sedangkan sisanya masih dalam proses.
Jika terdapat pendaftar yang tidak sesuai datanya dengan yang tertulis di kertas maka otomatis akan langsung dikeluarkan dan bisa daftar ke sekolah swasta.
Mirisnya, selagi dia observasi pada tempat dia menemukan beberapa anak yang rumahnya dekat atau berada didaerah tersebut tapi tidak kebagian kuota zonasi sebab tertumpuk atau diambil oleh mereka – mereka yang berdomisili jauh bahkan tinggal di daerah pinggiran.
Bima Arya memiliki wewenang untuk mengecek data – data faktual di lapangan pada tingkat SD – SMP saja untuk SMA pemkot tidak memiliki wewenang itu dan akan diserahkan sepenuhnya pada Provinsi Jawa Barat.
Untuk itu, Bima Arya menghimbau kepada masyarakat untuk menyampaikan data atau meapor apabila terdapat indikasi pemalsuan seperti ini lagi kepada nomor aduan yang sudah dibuka, karena Timsus ini akan terus bekerja secara optimal.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Mantap Tutup Tato Gambar Wajah Syahnaz Sadiqah meski Sakit!
Wali kota itu ingin agar masalah atau sistem zonasi ini dapat dibenahi dan dievaluasi secara lebih mendalam agar tidak terjadi hal – hal seperti ini lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Dianggap Sempurna Jadi Severus Snape di Harry Potter, Alan Rickman Ternyata Tidak Bahagia
-
7 Daya Tarik Hutan Mangrove Mempawah: Wisata Edukasi Murah, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Bersih-Bersih Internal, Pemkab Bogor Gandeng BNN Gelar Tes Urine Mendadak di Kantor Dinas
-
BRI Super League: Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United
-
5 Motor Listrik Brand Lokal Setara Yamaha NMax, Jarak Tempuh Jauh, Mesin Bertenaga
-
Sinopsis Let Him Go di Netflix: Aksi Kakek-Nenek Melawan Klan Kejam, Bikin Penonton Was-Was
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Kumpul Lebaran Berujung Borgol, Mantan Karyawan Depot Air Minum Diciduk Polisi di Rumah Nenek
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kronologi Hacker Selapan Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih, Bermula dari Password