SUARA SUMEDANG - Bendungan Cariang yang terletak di Kecamatan Ujungjaya, Sumedang diketahui jebol.
Penanganan darurat atas jebolnya bendungan tersebut dilakukan dengan cara membuat bendungan sementara.
Penanganan darurat ini dilakukan agar petani tetap bisa melakukan penanaman di masa tanam musim ketiga di Juli-Agustus.
Hal tersebut juga diutarakan oleh Camat Ujungjaya, Didin Hermawang yang mengatakan tentang penanganan darurat bendungan yang jebol tersebut.
“Penanganan darurat dilakukan dengan harapan agar petani yang ada di area 1.603 hektar di enam desa, pada musim tanam ketiga ini bisa terlaksana, sekaligus juga mendukung musim tanam pertama yang akan dimulai sekitar bulan Oktober,” kata Didin, dikutip Suara Sumedang (11/7/2023).
Didin juga mengatakan jika upaya perbaikan sudah dilakukan sebanyak lima kali, tiga kali swadaya masyarakat dibantu Pemda serta CKJT dan dua kali oleh Dinas SDA Jawa Barat.
Hasil tersebut belum maksimal, terbukti bendungan tersebut kembali jebol.
Didin menuturkan jika dari pihak Pemkab Sumedang sudah menurunkan tim kaji bencana dari BPBD dan Dinas Pertanian serta ketahanan Pangan.
“Mudah-mudahan dapat segera ditangani penanggulangan darurat, sebagaimana surat kami kepada pak Bupati,” ucap Didin.
Baca Juga: KMSK Deinze Beri Latihan Berat, Marselino Ferdinan Cengar Cengir
Pasca jebolnya Bendungan Cariang ini, petani di enam desa mengalami penurunan panen dan hanya bisa mengantongi panen dua kali dalam setahun.
“Petani butuh air, saat musim kemarau ini kami butuh bendungan supaya air bisa naik ke saluran irigasi,” tutur Didin.
“Kami berharap penanggulangan darurat ini dapat segera terlaksana. Meskipun diperkirakan bendungan sementara akan jebol lagi jika musim hujan,” sambungnya.
Lebih lanjut Didin mengatakan pihak Pemkab memberi bantuan bagi petani terdampak berupa bahan bakar mesin pompa air.
“Perubahan APBD 2023 sudah kami usulkan lagi untuk sembilan desa. Sebelumnya kami ajukan bantuan untuk petani enam desa yang terdampak langsung jebolnya bendungan,” tutupnya. (*)
Tag
Berita Terkait
-
Tanggapi Penampilan Perdana Lesti Kejora di Indosiar Tadi Malam, Dewi Perssik Malah Beri Komentar Nyelenah, Benarkah?
-
Sempat Doakan Nathalie Holscher Berhijab Lagi, Derry Sulaiman Berpesan di Threads Soal Wanita Lepas Hijab
-
PREVIEW Persib Bandung vs Dewa United di Liga 1 2023/2024 Hari Ini, Luis Milla: Kami Menginginkan Kemenangan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Anggota DPR Soroti Tragedi Siswa SMP di Siak Meninggal saat Praktik: Saya Tak Habis Pikir
-
HUT ke-45 PTBA Lebih Bermakna, Aksi Donor Darah Libatkan Banyak Pihak