SUARA SUMEDANG - DLHK Sumedang membentuk masyarakat peduli api untuk mengantisipasi kebarakaran hutan dan lahan (karthutla).
Kepala Bidang Kehutanan, Wawan Hernawan mengatakan pembentukan kelompok masyarakat peduli api, menjadi penting mengingat saat ini masuk musim kemarau.
Di musim kemarau disebutkan oleh Wawan, rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Upaya antisipasi selain membuat sekat bakar di areal Gunung Palasari, kami juga akan membentuk kelompok masyarakat peduli api,” kata Wawan.
Pihaknya juga melibatkan kelompok masyarakat hutan dan warga sekitar Gunung Palasari.
Hal ini juga dilakukan sebagai upaya menumbuhkan rasa tanggungjawab di kalangan masyarakat, agar turut serta memperhatikan kondisi lingkungan.
Memperhatikan lingkungan ini, khususnya ada kebakaran dan juga menjalin kerjasama dengan penyuluhan lingkungan dalam hal pembinaan.
“Dengan adanya kelompok ini minimal mereka paham bagaimana mencegah dan mengantisipasi ketika terjadi kebakaran hutan,” ucap Wawan. (*)
Baca Juga: Polemik Tragedi Kanjuruhan, Erick Thohir Angkat Bicara dan Sebut Mendorong Hukuman Maksimal
Berita Terkait
-
Alhamdulillah, Rizky Billar Bersyukur Lagu Baru Lesti Kejora Bisa Menduduki Posisi Ini
-
Terungkap, Hengkangnya Amanda Manopo dari Sinetron Cinta Tanpa Karena Ada Sesuatu Terjadi di Pihak Dalam, Cek Fakta!
-
Dewi Perssik Lagi-lagi Sindir Lesti Kejora Jebolan Tak Tahu Diri, Usai Hengkang dari Indosiar Pindah ke MNCTV, Benarkah?
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Deretan Ruangan di Kantor Bupati Kuansing yang Disegel KPK
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Momen Keajaiban Bayi 3 Tahun Selamat Usai 6 Hari Tertimbun Puing Gempa Bumi Venezuela
-
Parfum Careso yang Wanginya Paling Enak Varian Apa? Ini 3 Pilihan Favorit Owner
-
Momen Saling Hormat Prabowo-Jokowi Jadi Sorotan, Gerindra Beri Penjelasan Ini!
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Ulasan CEO-dol Mart: Aksi Kocak Lima Mantan Idol Mengelola Supermarket
-
Industri Fashion Terus Memproduksi Sampah, Bisakah Upcycling Jadi Jalan Keluar?
-
KPK Gagal Periksa Bos Maktour, Fuad Hasan Masyhur Pilih ke Luar Negeri Saat Kasus Haji Diusut
-
Hakim Beratkan Vonis Nadiem karena Sudah Kaya, Pakar: Standarnya Terlalu Subjektif