/
Rabu, 26 Juli 2023 | 18:10 WIB
DLHK Sumedang bentuk masyarakat peduli api. (sumedang.go.id)

SUARA SUMEDANG - DLHK Sumedang membentuk masyarakat peduli api untuk mengantisipasi kebarakaran hutan dan lahan (karthutla).

Kepala Bidang Kehutanan, Wawan Hernawan mengatakan pembentukan kelompok masyarakat peduli api, menjadi penting mengingat saat ini masuk musim kemarau.

Di musim kemarau disebutkan oleh Wawan, rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Upaya antisipasi selain membuat sekat bakar di areal Gunung Palasari, kami juga akan membentuk kelompok masyarakat peduli api,” kata Wawan.

Pihaknya juga melibatkan kelompok masyarakat hutan dan warga sekitar Gunung Palasari. 

Hal ini juga dilakukan sebagai upaya menumbuhkan rasa tanggungjawab di kalangan masyarakat, agar turut serta memperhatikan kondisi lingkungan.

Memperhatikan lingkungan ini, khususnya ada kebakaran dan juga menjalin kerjasama dengan penyuluhan lingkungan dalam hal pembinaan.

“Dengan adanya kelompok ini minimal mereka paham bagaimana mencegah dan mengantisipasi ketika terjadi kebakaran hutan,” ucap Wawan. (*)

Baca Juga: Polemik Tragedi Kanjuruhan, Erick Thohir Angkat Bicara dan Sebut Mendorong Hukuman Maksimal

Load More