SUARA SUMEDANG-Lintas Rel Terpadu Jakarta Bogor Depok Bekasi (LRT Jabodebek) akan segera beroperasi pada 26 Agustus 2023.
LRT Jabodebek merupakan sistem transportasi massal berbasis rel yang menghubungkan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. LRT Jabodebek memiliki panjang lintasan 58 kilometer dengan 18 stasiun.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) selaku operator LRT Jabodebek menetapkan tarif Rp 5.000 untuk 1 kilometer pertama, dan Rp 700 untuk setiap kilometer berikutnya. Tarif ini berlaku untuk semua penumpang, termasuk dewasa, anak-anak, dan lansia.
Tarif LRT Jabodebek dapat dibayar dengan tunai, kartu uang elektronik, atau kartu KAI Access. Penumpang juga dapat membeli tiket LRT Jabodebek secara online melalui aplikasi KAI Access. Tiket LRT Jabodebek yang dibeli secara online dapat dicetak di mesin cetak tiket yang tersedia di stasiun LRT Jabodebek.
Berikut adalah tarif LRT Jabodebek:
Jarak 0-1 kilometer: Rp 5.000
Jarak 1-2 kilometer: Rp 5.700
Jarak 2-3 kilometer: Rp 6.400
Jarak 3-4 kilometer: Rp 7.100
Jarak 4-5 kilometer: Rp 7.800
Tarif LRT Jabodebek yang ditetapkan oleh PT KAI dinilai masih terjangkau oleh masyarakat. Hal ini karena LRT Jabodebek merupakan moda transportasi massal yang diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. LRT Jabodebek juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.
Dengan tarif yang terjangkau, LRT Jabodebek diharapkan dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk menggunakan moda transportasi ini. Hal ini akan dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang beroperasi di jalan raya, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan kualitas udara di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.
Keuntungan Menggunakan LRT Jabodebek
Baca Juga: Netizen Dibuat Kagum dengan Adab Starla saat Mengetahui Inara Rusli Live di Medsos
Selain tarif yang terjangkau, LRT Jabodebek juga memiliki sejumlah keuntungan lain, yaitu:
-Waktu tempuh yang lebih cepat dibandingkan dengan kendaraan pribadi
-Keamanan dan kenyamanan yang lebih baik
- Fasilitas yang lebih lengkap, seperti kursi yang nyaman, AC, dan Wi-Fi
Terintegrasi dengan moda transportasi lain, seperti KRL, MRT, dan Transjakarta
LRT Jabodebek diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Begadang Demi Piala Dunia di Tengah Kesibukan, Masih Worth It?
-
House of Amartha Perusahaan Apa? Bisnis Thariq Halilintar yang Handle Pernikahan Justin Hubner
-
Terungkap! Ini Alasan Pengunduran Diri Massal Kepsek SMA/SMK di Sulsel
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
4 Mix and Match Daily OOTD ala Giselle aespa untuk Hangout dan Ngopi Cantik
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
5 Cara Mencuci Sepatu Putih yang Menguning, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis