SUARA SUMEDANG - Asal usul jalan Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang menyimpan kisah menarik untuk diceritakan.
Jalan Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang yang khas dengan patung dua orang yang berhadapan dan bersalaman menggunakan tangan kiri ternyata menyimpan kisah menarik.
Dikutip sumedang.suara.com dari kanal YouTube Bujang Gotri pada Selasa, (15/8/2023) mengkisahkan asal-usul jalan Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang.
Dibalik nama jalan Cadas Pangeran dan jalur lika-liku yang termasuk dalam jalanan tersulit di pulau Jawa Barat ini menyimpan banyak cerita.
Diketahui, jalan Cadas Pangeran merupakan jalur yang menghubungkan Sumedang dengan Kabupaten Bandung dan jalur penghubung Kuningan, Majalengka dan Cirebon menuju Bandung.
Jalan Cadas Pangeran ternyata merupakan satu diantara proyek pembangunan jalur perjalanan dari Anyer hingga Panarukan pada masa penjajahan kolonial Belanda.
Saat itu Jendral Herman William Daendels dari kolonial Belanda memiliki ambisi untuk menyelesaikan pembangunan jalan terbesarnya itu sepanjang 1.000Km.
Sedangkan, jalan Cadas Pangeran membentang sepanjang kurang lebih 11 Kilometer yang dibangun pada masa kolonial belanda.
Karena ambisi kolonial Belanda ini, warga Sumedang dipaksa bekerja dengan membelah bukit dan cadas dengan peralatan atau logistik seadanya.
Baca Juga: Alasan Ridwan Solichin Politisi PKS Asal Sumedang Siap Kontrol Perubahan dari Senayan
Perlakuan Jenderal kolonial Belanda juga memperlakukan pekerja dengan sangat kasar. Bahkan saat pekerja dari warga Sumedang kelelahan masih dipaksa untuk melanjutkan pekerjaannya hingga berujung pingsan maupun tewas.
Tak hanya itu, pekerja yang kelelahan juga banyak yang menjadi santapan hewan buas saat itu.
Perlakuan Jendral Herman William Daendels yang tak manusiawi ini terdengar oleh Pangeran Kusumadinata IX atau akrab disapa dengan pangeran Kornel.
Kemudian Pangeran Kornel bergegas mendatangi Jenderal Herman Daendels ke wilayah kerja rodi tersebut dengan membawa keris yang disarungkan pada bagian pinggangnya.
Saat tiba di tempat kerja rodi, Pangeran Kornel langsung menemui Jenderal Daendels dengan perasaan marah sambil menatap tajam.
Pada pertemuan ini lah kemudian Jenderal Daendels mengajak berjabat tangan pada tamunya itu.
Berita Terkait
-
Alasan Ridwan Solichin Politisi PKS Asal Sumedang Siap Kontrol Perubahan dari Senayan
-
Rizky Billar Beri Tanggapan Mengejutkan Usai Gaya Hijab Rebecca Klopper Disebut Mirip Lesti Kejora, Benarkah?
-
Akses Tol Cisumdawu Sumedang Wajib Jadi Manfaat, 9 Sektor Wisata Bisa Jadi Andalan Kota Tahu
-
Mitos Seram di Sumedang, Hindari Sebut Kata 'Peda' di Desa Ini jika Tak Ingin Hal Ini Terjadi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Nasabah Setia Bank Sumsel Babel Lubuklinggau Dapat Kejutan Mobil Toyota Rush
-
Apa Itu Hacker Selapan? Sosok di Balik Kasus Bobol Dana BOS Hampir Rp1 Miliar di Prabumulih
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Bupati Bogor: Tidak Ada Ruang Bagi Narkoba, Sikat Hingga ke Akar!
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
-
1.256 SPPG di Indonesia Timur Disuspend, Tak Daftar SLHS dan Tanpa IPAL
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Polisi Buru 3 DPO Pembacokan Cilandak, Senjata Tajam Disembunyikan di Cirendeu
-
20 Tahun Berkarya, Maudy Ayunda Ungkap Momen Emosional saat Casting Pertama
-
Penolakan Menguat, Gus Ipul Dinilai Tak Netral Pimpin Muktamar NU