SUARA SUMEDANG-Gorengan merupakan makanan yang sangat diminati dan disukai oleh masyarakat.
Namun dibalik mengkonsumsi makanan yang digoreng terlalu sering dapat berdampak buruk bagi kesehatan Anda.
Beberapa bahaya yang bisa timbul akibat terlalu banyak mengonsumsi gorengan adalah:
1. Peningkatan risiko penyakit jantung
Mengkonsumsi terlalu banyak lemak jenuh dan trans dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh Anda, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung dan masalah kardiovaskular lainnya.
2. Pertambahan berat badan
Makanan yang digoreng seringkali tinggi kalori dan lemak. Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak, Anda berisiko mengalami kenaikan berat badan yang tidak diinginkan. Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.
3. Risiko diabetes tipe 2
Diet tinggi lemak dan kalori dapat menyebabkan resistensi insulin dan akhirnya menyebabkan diabetes tipe 2. Menghindari gorengan yang terlalu berminyak dapat membantu mengurangi risiko ini.
4. Masalah kesehatan metabolik
Mengkonsumsi terlalu banyak gorengan dapat dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena sindrom metabolik, yang dikaitkan dengan sejumlah faktor risiko seperti obesitas, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi.
5. Masalah pencernaan
Makanan gorengan yang tinggi lemak jenuhnya bisa menyebabkan gangguan pencernaan dan rasa tidak nyaman, apalagi jika dimakan dalam jumlah banyak.
6. Penyakit peradangan
Makanan olahan tinggi lemak, termasuk makanan yang digoreng, dapat menyebabkan peradangan pada tubuh. Peradangan kronis dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.
Baca Juga: Gelar Pengajian, Tyas Mirasih Siap Lepas Status Janda dan Menikah dengan Pria Ini
7. Kekurangan daya
Makanan yang digoreng seringkali rendah nutrisi seperti serat, vitamin, dan mineral. Mengandalkan makanan ini sebagai penyumbang utama diet Anda dapat menyebabkan kekurangan nutrisi.
Penting untuk menjaga keseimbangan dan variasi dalam diet Anda dan makan makanan yang disiapkan dengan cara yang lebih sehat, seperti dipanggang, dipanggang, direbus, atau dikukus. Jika Anda menyukai rasa gorengan, pertimbangkan untuk membatasinya dan menggantinya dengan pilihan yang lebih sehat. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Jadi Juri, Ardhito Pramono Ungkap Kriteria Icon Sejati di Audisi The Icon Indonesia
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Servis Elektronik Kini Bisa Dipantau Real Time Cukup dari Platform
-
Jelang Lawan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Ungkap Kondisi Beckham Putra dan Julio Cesar
-
WSKT Rampungkan Proyek Rumah Sakit di Kalbar
-
Harga Sebuah Peluang: Mengapa Pengambil Risiko Lebih Sering Menang dalam Perlombaan Karier?
-
Bank Saqu Gaet Komunitas Lari Bidik Nasabah Secara Organik
-
Foundation Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik Mulai dari Rp6 Ribuan
-
Review The Art of Sarah: Akting Shin Hye Sun Brilian, Tapi Plotnya Banyak Celah
-
7 Rekomendasi Sepeda Lipat yang Diizinkan Masuk Gerbong KRL, Harga Mulai Rp800 Ribuan