SUARA SUMEDANG - Sebelumnya Shin Tae-yong diketahui telah memberikan kritik pada wasit dalam laga pertandingan Piala AFF U-23 saat melawan Vietnam.
Shin Tae-yong menilai keputusan wasit cukup merugikan para pemain Timnas U-23. Protes keras terhadap wasit dalam laga yang berlangsung di Thailand itu, pelatih ini mendapatkan kartu kuning.
Seorang pandit sepak bola Vietnam, Vu Man Hai menilai sikap pelatih asal Korea Selatan itu tidaklah terpuji.
Disebutkan pula, sikap Pelatih Timnas ini bukan kali pertama dalam melakukan kontroversi atau protes pada pihak ketiga usai timnya kalah.
"Pelatih Shin Tae-yong harus mengakuinya kekalahannya," katanya dikutip dari cianjur.suara.com (2/9/2023)
Lebih lanjut pandit asal Vietnam ini juga menyarankan timnas Indonesia untuk pindah ke region lain
"Sejak dulu, Shin Tae-yong terus salahkan panitia penyelenggara atau wasit saat kalah. Sepak bola Indonesia juga berkali-kali menyarankan untuk pindah ke federasi regional lain," bebernya lagi.
Vu Manh Hai, tak heran lagi jika Shin Tae-yong melakukan hal serupa usai timnya kalah dalam laga pertandingan Piala AFF U-23 yang berhasil ditaklukkan oleh Vietnam.
Berita Terkait
-
3 Pilihan Bek Timnas Indonesia yang Bisa Jadi Rekan Duet Jordi Amat
-
Tinggalkan Korea Selatan, Asnawi Mangkualam Resmi Dilepas Jeonnam Dragon, Balik Kampung
-
Analisis Kekuatan Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia, Shin Tae-yong Sanggup Cetak Sejarah?
-
Shin Tae-yong Absen Dampingi Timnas Indonesia vsTurkmenistan, 24 Pemain Ini Optimis Menang
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026