Perwakilan resmi FIFA Niko Nhouvannasak yang merupakan FIFA Development Project Coordinator bertemu dengan PSSI di GBK Arena, Jakarta, Senin (10/10/2020) kemarin.
Mereka bertemu dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, dan Wasekjen Maaike Ira Puspita.
Dijelaskan bahwa pada pertemua tersebut Niko Nhouvannasak datang dalam rangka memberikan pendampingan PSSI terkait dengan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang beberapa waktu lalau yang memakan banyak korban jiwa.
Iriawan mengatakan bahwa FIFA akan memberikan pendampingan kepada PSSI pasca terjadinya insiden tersebut.
"Kami menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan FIFA pada hari ini di kantor PSSI," kata Iriawan dikutip dari laman PSSI, Selasa (11/10/2022).
Lebih lanjut, Iwan Bule, sapaan akrabnya menuturkan bahwa ini baru merupakan pertemuan tahap awal. Selanjutnya akan ada pertemuan-pertemuan lain untuk membahas bagaimana langka dan solusi terbaik untuk memperbaiki sepak bola di Indonesia.
"FIFA menyatakan bahwa akan terus melakukan pendampingan dan memberikan dukungan terbesar kepada PSSI setelah insiden tersebut," kata Iwan Bule.
"Langkah-langkah nyata dan solusi terbaik kedepan menjadi topik pembahasan pada rapat hari ini. Rapat ini merupakan rapat awal yang akan diikuti oleh serangkaian kegitan pendampingan oleh FIFA untuk meningkatkan perkembangan sepak bola di Indonesia," tambahnya.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu Presiden Jokowi juga telah mengumumkan bahwa presiden FIFA akan berkunjung ke Indonesia pada kisaran bulan Oktober atau November mendatang.
Baca Juga: Ungkap Fakta Mengejutkan Rizky Billar, Lesty: Adek Takut Bang!
Kedatangan Gianni Infatino ke Tanah Air nantinya akan membahas terkait dengan transformasi sepak bola di Tanah Air.
Pemerintah, FIFA dan AFC juga telah membuat kesepakatan untuk bekerja sama dalam membangun transformasi sepak bola di Indonesia agar lebih baik ke depannya, dan kejadian seperti tragedi Kanjuruhan diharapkan tidak akan terulang kembali.
Bahkan, FIFA sendiri akan berkantor di Indonesia selama proses transformasi itu berlangsung, hingga sepak bola Indonesia sudah kembali kondusif.
Rencananya, FIFA juga akan membuat regulasi terkait dengan pengamanan pertandingan, standarisasi stadion-stadion di Indonesia dan rencana mempertemukan perwakilan suporter-suporter di Indonesia untuk turut berbenah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan