/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:45 WIB
Perwakilan FIFA Niko Nhouvannasak sudah bertemu dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dan staf, Senin (10/10/2022). ((Dok. PSSI))

Perwakilan resmi FIFA Niko Nhouvannasak yang merupakan FIFA Development Project Coordinator bertemu dengan PSSI di GBK Arena, Jakarta, Senin (10/10/2020) kemarin.

Mereka bertemu dengan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Wakil Ketua Umum Iwan Budianto, Sekjen Yunus Nusi, dan Wasekjen Maaike Ira Puspita.

Dijelaskan bahwa pada pertemua tersebut Niko Nhouvannasak datang dalam rangka memberikan pendampingan PSSI terkait dengan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang beberapa waktu lalau yang memakan banyak korban jiwa.

Iriawan mengatakan bahwa FIFA akan memberikan pendampingan kepada PSSI pasca terjadinya insiden tersebut.

"Kami menyambut baik dan mengapresiasi kedatangan FIFA pada hari ini di kantor PSSI," kata Iriawan dikutip dari laman PSSI, Selasa (11/10/2022).

Lebih lanjut, Iwan Bule, sapaan akrabnya menuturkan bahwa ini baru merupakan pertemuan tahap awal. Selanjutnya akan ada pertemuan-pertemuan lain untuk membahas bagaimana langka dan solusi terbaik untuk memperbaiki sepak bola di Indonesia.

"FIFA menyatakan bahwa akan terus melakukan pendampingan dan memberikan dukungan terbesar kepada PSSI setelah insiden tersebut," kata Iwan Bule.

"Langkah-langkah nyata dan solusi terbaik kedepan menjadi topik pembahasan pada rapat hari ini. Rapat ini merupakan rapat awal yang akan diikuti oleh serangkaian kegitan pendampingan oleh FIFA untuk meningkatkan perkembangan sepak bola di Indonesia," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu Presiden Jokowi juga telah mengumumkan bahwa presiden FIFA akan berkunjung ke Indonesia pada kisaran bulan Oktober atau November mendatang.

Baca Juga: Ungkap Fakta Mengejutkan Rizky Billar, Lesty: Adek Takut Bang!

Kedatangan Gianni Infatino ke Tanah Air nantinya akan membahas terkait dengan transformasi sepak bola di Tanah Air.

Pemerintah, FIFA dan AFC juga telah membuat kesepakatan untuk bekerja sama dalam membangun transformasi sepak bola di Indonesia agar lebih baik ke depannya, dan kejadian seperti tragedi Kanjuruhan diharapkan tidak akan terulang kembali.

Bahkan, FIFA sendiri akan berkantor di Indonesia selama proses transformasi itu berlangsung, hingga sepak bola Indonesia sudah kembali kondusif.

Rencananya, FIFA juga akan membuat regulasi terkait dengan pengamanan pertandingan, standarisasi stadion-stadion di Indonesia dan rencana mempertemukan perwakilan suporter-suporter di Indonesia untuk turut berbenah.

Load More