Kelima atlet ini terbukti positif doping setelah IADO untuk melakukan pengetesan setelah pertandingan. Tes ini dilakukan oleh 718 atlet dari total 7.038 atlet yang mengikuti pesta olahraga empat tahunan tersebut.
Sampel hasil dari tes ini dikirimkan ke laboratorium anti-doping di Doha, Qatar.
Dari 718 atlet yang mengikuti tes ini, hasilnya 5 atlet yang terdiri dari 4 atlet binaraga dan satu atlet angkat berat. Empat atlet binaraga atas nama Kariyono dari Provinsi Jawa Timur, Abdul Manan dari Provinsi Bangka Belitung, Putu Martika dari Provinsi Bengkulu, Andri Yanto dari Provinsi Aceh. Sedangkan satu atlet lainnya yang merupakan atlet angkat besi atas nama Carel Yulius asal Jawa Barat.
Tiga diantara atlet ini adalah peraih emas yaitu Andri Yanto, Putu Matika, dan Carol Yulius. Sementara Kariyono memperoleh medali perunggu dan Abdul Manan mendapatkan medali perak.
Dari kelima atlet yang positif menggunakan doping mendapatkan sanksi pencabutan medali yang sudah diperoleh masing-masing atlet.
Dua atlet sempat mengajukan banding namun banding ditolak karena argumentasi yang kurang kuat yang diberikan ketika sidang banding. Alhasil kedua atlet ini tetap mendapatkan sanksi serupa.
Selain pencabutan medali yang diperoleh, sanksi lainnya yang diterima oleh atlet PON Papua 2022 dijatuhkan hukuman berupa sanksi larangan bertanding selama empat tahun terhitung dari 24 Desember 2021 hingga 23 Desember 2023.
Menurut Ketua Umum IADO, Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan bahwa sanksi ini bukan IADO yang menetapkan hukuman terhadap kelima atlet. Ada pihak lain yang sudah menetapkan berapa jumlah doping yang dikonsumsi dan berapa hukuman yang diterima oleh pemakai. Pihak ini adalah World Anti-Doping Code yang sudah dilanggar aturannya.
Selain skorsing, kelima atlet ini juga dipastikan akan ditarik haknya sebagai peraih medali termasuk bonus dan hal lain-lain.
Baca Juga: Arie Untung Geram Aksi Oknum Guru yang Aniaya Murid: Ada yang Tahu Sekolahnya di Mana?
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2026: Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Ngeri! Kamp Timnas Swiss dan Norwegia di Piala Dunia 2026 Berada di Sarang Ular
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
-
Terdampak Rupiah Melemah, Baskara Putra Ngeri Harga Kebutuhan Makin Mahal
-
Bisakah Kanada Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali? Intip Kekuatan The Reds di Piala Dunia 2026
-
Dua Sumur Baru Pertamina EP Zona 4 Tambah Produksi Migas hingga 4.834 Barel per Hari
-
Sering Gonta-ganti Skincare, Apakah Aman? Simak Penjelasan Dokter
-
Hasil Babak 1 Timnas Indonesia vs Vietnam Piala AFF U-19 2026, Reno Salampessy Buka Asa ke Semifinal