Peristiwa tersebut terjadi ketika korban Riski Riswanti berada di rumahnya, Selasa (18/10/2022) sore.
Kapolsek Pantee Bidari Iptu JM Tambunan di Aceh Timur, Rabu, mengatakan, bahwa korban dirujuk ke RSUD Zubir Mahmud guna penanganan medis.
"Korban sempat pingsan dan setelah sadar merasa tubuh bagian pinggang ke bawah mati rasa," katanya melansir Antara, Rabu (19/10/2022).
Awalnya korban duduk bersama tiga orang anaknya di ruang tamu rumah mereka. Tiba-tiba listrik padam. Lalu korban membuka jendela dapur agar ruangan terang. Selanjutnya, korban kembali ke ruang tamu.
Tak berapa lama korban duduk, ia melihat ada cahaya yang masuk ke ruang tamu. Dirinya tidak mengetahui kejadian itu karena pingsan.
"Setelah sadarkan diri korban tidak bisa merasakan bagian pinggang ke bawah. Anak pertama korban melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Pantee Bidari," ujarnya.
Petugas yang mendapat laporan turun ke lokasi lalu mengevakuasi korban ke puskesmas guna pemeriksaan awal.
"Selanjutnya, pihak puskesmas merujuk ke RSUD Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur guna untuk penanganan medis lebih lanjut," jelasnya.
Dirinya mengimbau agar masyarakat berhati-hati mengingat cuaca ekstrem sedang melanda pesisir dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Kakak Dijahili Adiknya, Mi Sudah Matang Terbuang di Tempat Cuci Piring
"Begitu juga nelayan kami ingatkan untuk lebih waspada, mengingat cuaca yang rawan dan cukup ekstrem serta tidak lupa mengutamakan keselamatan diri," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026