Peristiwa ini terjadi pada pagi hari pukul 07:00 WIB ketika Petugas Sat Gatur Polda Metro Jaya sedang mengatur jalannya arus lalu lintas. Wanita tak dikenal ini berjalan dari Harmoni menuju Istana Negara.
Ketika sampai di Istana Negara, perempuan berpakaian menjuntai lengkap dengan cadar ini mendatangi Paspampres yang waktu itu tengah berjaga.
Tak hanya datang tiba-tiba, wanita ini juga menodongkan benda sejenis senjata api kepada Paspampres.
Hal ini berdasarkan keterangan Kompol Albon H selaku Plh Kasat Gatur. “Wanita itu menghampiri Paspampres yang sedang siap siaga sembari menodongkan senpi (senjata api) jenis FN,” ungkap Kompol Albon H.
Petugas Satgatur langsung meringkus wanita itu dan berhasil mengambil alih senjata api dari tangannya. Setelah diperiksa, petugas menemukan 1 senjata api jenis FN, 1 tas hitam yang berisi kitab suci, dompet pink kosong dan 1 ponsel.
Setelah dibawa ke Polres Jakarta Pusat untuk pemeriksaan tingkat lanjut, diketahui bahwa wanita ini bernama Siti Elina.
Ia berafiliasi dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Negara Islam Indonesia (NII) yang mana organisasi tersebut dilarang oleh pemerintah.
Identitas pelaku terbukti setelah tim Densus 88 Antiteror Polri melakukan pelacakan terhadap jejak digitalnya.
Dari hasil pelacakan ditemukan hasil bahwa Siti Elina merupakan istri dari BU, seorang pendamping bendara NII di Jakarta Utara. “Dari pemeriksaan sementara dan dari hasil analisis Densus 88 ditemukan memang yang bersangkutan terhubung secara media sosial,” ungkap Kombes Aswin Siregar selaku Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Densus 88.
Baca Juga: Bukan Followers, Simak 4 Hal yang Membuat Jualanmu Laku
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menambahkan bahwa Elina ditetapkan sebagai tersangka lantaran membawa senjata api dengan dikenai UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 pasal 335.
Selain itu polisi juga menangkap BU yang merupakan suami pelaku dan JM yang merupakan guru dari pelaku.
Berita Terkait
-
POPULER! 3 Wanita Jadi Sorotan, Ajal Gadis MiChat, Perempuan Cadar HTI Todong Paspampres hingga Nyai Nikita Mirzani Happy Neraka
-
Terpopuler: Ekpresi Tak Biasa Ferdy Sambo Usai Brigadir J Tewas, Heboh Adu Jotos Taruna Kemenhub di Monas
-
Fakta Baru Kasus Siti Elina, Wanita Penodong Pistol ke Paspampres, Pistolnya Cuma Berisi Satu Selongsong Peluru
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi