/
Minggu, 30 Oktober 2022 | 09:16 WIB
suara.com

"Jadi apapun takdirnya harus siap, termasuk siap tidak jadi ya," ucap Ridwan Kamil usai menghadiri acara #DemiIndonesia di Jakarta Selatan, Sabtu 29 Oktober 2022.

Hal ini diungkapkan olehnya, sebab ia mengaku sudah dua kali mengikuti konstestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada). Hal itu tentunya dinilai menjadi modal tersendiri dan nilai plus bagi pria yang akrab disapa Kang Emil itu.

"Ya saya sudah dua kali ikut Pilkada ya," tutur Kang Emil.

Meski demikian, Ridwan Kamil juga menyatakan bahwa dirinya akan tetap legowo apabila nanti tidak bisa maju sebagai cawapres. Dia memasrahkan segala keputusan itu kepada Tuhan Yang Maha Esa. "Jangan selalu menganggap bahwa ambisi harus jadi. Allah memberikan takdir terbaik buat kita, kita jalani aja," kata Ridwan Kamil memungkasi pernyataannya.

Sebelumnya, Bima Arya yang merupakan Ketua DPP PAN dengan blak-blakan menantang Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil (RK) untuk maju berpasangan di Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Bima Arya di sela-sela pelaksanaan Forum Y20 di Pura Mangkunegaraan, Solo, pada Jumat (28/10/2022) malam. Acara tersebut juga dihadiri Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.

Ketua DPP PAN itu menyebutkan bahwa duet Ganjar-RK akan saling melengkapi, meski memiliki latar belakang berbeda.

"Kang Emil ini keluarganya pesantren, dekat dengan pondok pesantren. Mas Ganjar aktivis nasional, beda tetapi saling melengkapi," ungkap Bima Arya.

Ia juga menyatakan bahwa Ganjar, Gubernur Jawa Tengah itu berasal dari suku Jawa, sedangkan Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat ini berasal dari suku Sunda.

Baca Juga: Pasang Photo Mesra Dengan Laki-laki, Nathalie Holscher Tuai Banyak Komentar

Selain itu, Bima juga menuturkan bahwa dirinya tidak ingin berkomentar panjang. Ia mengajak menitipkan dua hal yang sangat penting. Salah satunya, Indonesia Emas 2045 tidak akan dicapai tanpa kekukuhan kepemimpinan.

Load More