Sesuai rencana agenda sebelumnya, Senin 7 November kemarin Arema FC melakukan pertemuan dengan konsultan mereka yang berasal dari luar negeri. Pertemuan tersebut berlangsung secara daring (online). Hasilnya, mendapatkan rekomendasi yang berharga dari tiga konsultan tersebut.
Salah satu hasil rekomendasi dari pertemuan tersebut adalah diadakannya tiket nonton pertandingan secara online. Hal ini merupakan bagian daripada pengamanan pertandingan itu sendiri.
Manajer Internasional Affair, Arema FC Fuad Ardiansyah mengatakan, penjualan sistem tiket secara online ini untuk mengembalikan kepercayaan publik jika nanti Arema FC sudah terbebas dari sanksi guna pengamanan pertandingan itu sendiri.
Fuad menjelaskan, untuk dapat memberlakukan sistem tiketing secara online kurang lebih memerlukan waktu selama tiga tahun.
“Sistem pengamanan menjadi bagian yang sangat krusial. Seperti salah satu contoh di Turki yang memiliki karakter suporter yang militan seperti di Arema FC, untuk mengubah sistem tiket menjadi sistem online dibutuhkan waktu setidaknya 3 tahun. Tapi dengan dukungan banyak elemen, hal-hal itu sangat mungkin bisa dilakukan di Arema FC kedepan,” kata Fuad dikutip dari lama resmi klub, Selasa (8/11/2022).
Selain soal tiketing, hasil pertemuan tersebut juga merekomendasikan agar Arema melakukan banyak kolaborasi dengan berbagai pihak jika ingin dapat mempercepat pemlihan. Kolaborasi itu, dikatakannya, bisa dilakukan dengan pihak pemerintah atau lembaga-lembaga terkait.
“Ada banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan yang dilakukan secara daring tersebut. Mulai dari bagaimana langkah kedepan, mulai melakukan perbaikan sistem pengamanan di stadion dan hal lainnya adalah Arema FC didorong untuk berkolaborasi dengan banyak pihak untuk mempercepat pemulihan, seperti pemerintah dan pihak-pihak lain yang berkaitan,” ujarnya.
Sementara itu, Badiuzzaman Jomhari konsultan dari London mengatakan bahwa belum ada kata terlambat untuk Arema FC melakukan percepatan pemuihan.
Pasalnya, kata dia, Arema memiliki modald yang cukup kuat karena nama baik mereka di kawasan Asia bahkan Eropa. “Untuk bisa bangkit kembali dan melakukan recovery, Arema FC memiliki modal yang cukup kuat, memiliki nama baik di kawasan Asia bahkan juga Eropa,” kata dia.
Baca Juga: Ezra Walian dan Daisuke Sato Absen Latihan Persib Karena Cedera
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Bekasi Mencekam! SPBE di Mustikajaya Meledak Hebat, Warga Berhamburan Mengungsi
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka