"Ada sesuatu yang ingin saya luruskan terkait pertanyaan mengapa mereka hujat saya, gini saja. Sebelum ini terjadi, sudah ada hal-hal yang harus dibiayakan dan sediakan uang kan," ujarnya pada awak media yang kemudian diunggah kembali ke akun gosip.
Vincent mengatakan KPR rumah milik istrinya itu sudah ada sebelum mereka menikah. Karena itulah, menurutnya, dia tidak punya tanggung jawab lebih mengenai biaya cicilan yang sudah nunggak 3 bulan.
"Ketika musibah ini, di mana dia sudah punya rumah, sudah punya cicilannya. Saya tidak bisa jadi pahlawan, oh yaudah saya yang bayar semuanya. Saya pun pribadi, punya tanggung jawab sebelum saya menikahi dia. Itu nggak bisa saya stop dan saya bayar untuk ke dia," ucap suami Jessica Iskandar itu.
Lebih lanjut, Vincent meminta masyarakat untuk menggunakan logika dalam kasus ini. Bagi Vincent membayarkan semua cicilan sang istri memang bukan hal yang mudah.
"Coba pakai logika deh, misalnya kan ada masalah, lu kan kaya kan bisa lu bayarin. Nggak semudah itu," pungkasnya.
Mendengar pernyataan Vincent Verhaag, netizen kembali memberikan komentar nyinyir dan menyebut Vincent memang tidak memiliki banyak uang untuk membayar tagihan cicilan rumah yang capai ratusan juta rupiah.
"Dari penjelasan dia sepertinya memang dia nggak punya duit aja sih. Bukan nggak mau bantu tapi emang nggak bisa bantu karena nggak punya duit," tulis netizen.
"Bilang aja duitnya nggak cukup buat bantu bayar kpr rumah," timpal netizen lain.
"Harusnya pak suami jawabnya 'kalau saya ada uang tentu saya bayarin, hanya saja uang saya sudah terserap ke kebutuhan yang lain', kalau jawabannya sebelum saya dan istri nikah ada blabla ...itu mah bikin sakit hati istri paksu," tutur netizen lainnya.
Baca Juga: Nathalie Holscher Dicap Puber Kedua Gegara Video Mesra di Pelukan Mantan Pacar
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?