Sejak awal tahun 2020 pandemi Covid-19 begitu dirasakan oleh para pelaku bisnis. Termasuk mal dan perhotelan di berbagai wilayah kota. Namun, pada 2021, tingkat okupansi perlahan telah bangkit kembali, walaupun belum 100 persen normal.
Kemudian, kasus COVID-19 di Indonesia kembali mengalami kenaikan. Ini diduga sebagai imbas subvarian Omicron XBB. Data terakhir per Rabu (15/11/2022), dimana Indonesia mencatat kasus baru hampir sebanyak 8 ribu kasus, dengan angka 7.893 kasus disertai 4.038 kasus kematian dan 41 pasien COVID-19 meninggal dunia.
Kembali naiknya kasus COVID-19 ini cukup membuat ketar-ketir hotel di Surabaya. Pasalnya tak lama lagi akan datang momen Natal dan Tahun Baru yang dapat menjadi momen paling ditunggu hotel untuk mendongkrak okupansi.
"Tentunya kita deg-degan ya (kasus COVID-19 kembali naik), apalagi (okupansi) hotel juga mulai naik," ujar Mona Cella, Director Marketing Communication Vasa Hotel Surabaya kepada Basra, Kamis (17/11/2022).
Mona mengungkapkan jika pihaknya sudah mengetahui adanya imbauan dari pemerintah terkait pemberlakuan PPKM level 1 untuk mengantisipasi kenaikan COVID-19.
"Ada imbauan-imbauan dari pemerintah, kita mencoba mengantisipasinya dengan menerapkan plan A, plan B, kalau nanti PPKM diperpanjang ya mau tidak mau kita harus mengikutinya," kata Mona.
Salah satu cara yang dilakukan Vasa Hotel Surabaya saat ini, lanjut Mona, adalah mengurangi kapasitas restaurant dengan hanya mengisinya sebanyak 70 persen dari total kapasitas.
"Kita sudah membatasi pengunjung sejak diberlakukannya kembali PPKM level 1. Kapasitas dimaksimalkan hanya 70 persen dari total kapasitas," ujarnya.
Saat pandemi COVID-19 merajalela di Indonesia, kondisi industri sektor perhotelan cukup memprihatinkan.
Baca Juga: Sebut Islam Itu Kudus, Ini Jawaban Daniel Mananta Saat Ditanya Sudah Mualaf
Kala itu banyak hotel yang terancam gulung tikar dan bahkan dijual akibat merosotnya jumlah pengunjung selama pandemi COVID-19 berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Tutorial Jadi Generasi Sandwich: Kenyang Makan Hati, Dompet Diet Ketat
-
Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
-
Manajer Bongkar Pendapatan Fajar SadBoy Setahun, Cuma Segini
-
Jadwal Imsakiyah Kota Padang Hari Ini, Sabtu 28 Februari 2026
-
Cerita Wayne Rooney: Lagi Kesal dengan Sir Alex Eh Lihat Kelakuan Anomali Diego Maradona
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Jadwal Imsakiyah Kota Malang Sabtu 28 Februari 2026
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas