Duo pasangan ganda putra Indonesia yakni pasangan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto sukses meraih hasil kemenangan di laga perdana keduanya di BWF World Tour Finals 2022.
The Daddies (Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan) mengalahkan pasangan asal Malysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dua gim langsung dengan skor 21-12 dan 21-15. Kemenangan meruntuhkan dominasi pemain Malaysia yang menang dalam tiga pertandingan secara beruntun dalam pertemuan keduanya.
Sebelumnya Ahsan/Hendra kalah di perebutan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, babak perempat final Malaysia Open 2022 dan final Kejuaraan Dunia 2022. Ahsan/Hendra pun mensyukuri hasil ini.
“Mengucap syukur alhamdulillah kita bisa menyelesaikan pertandingan pertama dengan kemenangan. Kita tidak memikirkan yang sudah terjadi, itu sebagai bahan pembelajaran untuk kita fight lagi di pertandingan hari ini,” tutur Ahsan.
“Shuttlecocknya susah dikontrol dan lapangannya berangin jadi bagaimana kita harus pegang depannya dulu agar enak menekan mereka. Itu tadi yang kita fokuskan,” terang Hendra.
Ahsan/Hendra yang tampil di partai terakhir, mengaku termotivasi kemenangan wakil-wakil Indonesia lainnya. Di luar Jonatan Christie yang kalah dari rekan senegara Anthony Sinisuka Ginting, memang semua wakil Indonesia mampu meraih kemenangan.
“Pas masuk lapangan tadi memang seperti dapat motivasi lebih untuk menang karenamelihat teman-teman yang lain menang semua. Bahkan ada yang membuat kejutan seperti Gregoria,” ucap Ahsan.
Sementara itu, Fajarr/Rian sukses mengawali laga perdana mereka dengan manis usai mengalahkan pasangan ganda putra asal Korea Choi Sol Gyu/Kim Won Ho. Juara Daihatsu Indonesia Masters 2022 menang straight game 23-21, 21-17.
“Pertama-tama alhamdulillah pertandingan hari ini berjalan lancar dan ditutup dengan kemenangan. Tidak mudah dan alot tadi karena pasangan Korea bermain sangat bagus,” ucap Fajar.
“Kuncinya di gim pertama ketika kita tertinggal 18-20 lalu bisa membalikkan keadaan. Di gim kedua jadi lebih percaya diri,” lanjut Fajar.
Fajar/Rian mengatakan bahwa kunci membalikkan keadaan di gim pertama adalah tidak menyerah walau sedang tertinggal. Fokus mencari poin demi poin.
“Kita coba fokus satu poin demi satu poin. Lebih fokus saja walau sempat tertinggal tapi kita tidak mau menyerah. Terus cari poin sebanyak-banyaknya,” tutur Rian.
Walau menang, Fajar/Rian belum puas dengan penampilan mereka hari ini. Mereka berharap besok bisa lebih baik.
“Kalau dari permainan kita merasa belum maksimal, belum in banget. Masih harus adaptasi dengan bola dan arah angin,” jelas Fajar.
“Saat latihan memang sudah coba tapi saat pertandingan atmosfernya memang berbeda. Semoga besok bisa lebih baik lagi,” harapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Cewek Ini Kabur usai Dipalak Pacar dan Ibunya, Disuruh Bayar Makan di Restoran Capai Rp4 Juta
-
Siap Jadi Kakek, Ahmad Dhani Ungkap Inisial Nama Anak Al Ghazali dan Alyssa
-
5 Sepeda Hybrid Paling Nyaman Buat Gowes, Siapkan untuk Teman Ngabuburit
-
Mantan Menlu hingga Akademisi Kumpul, Apa yang Dibahas Intensif dengan Presiden Prabowo?
-
Heboh Selebgram Non-Muslim Berbusana Ketat di Masjid Nabawi, Celine Evangelista Murka
-
35 Kode Redeem FF 7 Februari 2026: Bocoran Lengkap P Joker Revenge, Transformasi Peta Bermuda Gurun
-
Nova Arianto Soroti Kekuatan China Jelang Uji Coba, Garuda Wajib Waspada?
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Jerry Aurum Kaget Banget, Baru Tahu Denada Sudah Punya Anak sebelum Menikah
-
Cara Nikita Willy Kenalkan Puasa Tanpa Paksa ke Anak