Kapten timnas Inggris Harry Kane mengaku kecewa dengan kegagalannya yang gagal mengeksekusi penalti kedua bagi Inggris untuk dapat menyamakan kedudukan melawan Prancis tadi malam.
Penyerang Tottenham Hotspur itu mengatakan bahwa ia tidak bisa menyalahkan siapa pun karena kegagalannya tersebut. Menurutnya, penalti kedua yang ia ambil tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan.
"Saya tidak bisa menyalahkan persiapan saya atau semacamnya, itu hanya eksekusi pada malam hari. Penalti pertama bagus, yang kedua saya tidak memukulnya
"Saya tidak bisa menyalahkan persiapan saya atau semacamnya, itu hanya eksekusi pada malam hari. Pena pertama bagus, yang kedua saya tidak menendangnya seperti yang saya inginkan. seperti yang saya inginkan," kata Kane usai pertandingan.
Kane berhasil mengeksekusi penalti pertamanya dengan sangat percaya diri. Golnya di babak pertama membuat dirinya sejajar dengan rekor pecetak gol terbanyak Inggris yakni Wayne Rooney sebanyak 53 gol.
Ditanya apakah penalti pertama memengaruhi pemikirannya, Kane mengatakan bahwa hal itu tidak sama sekali.
"Tidak. Saya selalu menjadi seseorang yang bersiap untuk mendapatkan satu atau dua penalti dalam satu pertandingan, saya selalu memiliki gagasan tentang apa yang ingin saya lakukan," ujarnya.
"Saya harus menerimanya, itu pasti akan menyakitkan, seluruh pertandingan akan menyakitkan. Sebagai kapten, saya akan menerimanya, tetapi saya tidak bisa lebih bangga dengan para pemain," kata Kane.
"Itu sampai pada detail kecil yang akan saya tanggung. Saya tidak khawatir tentang tim dan bagaimana itu akan berdampak pada mereka. Kami memiliki beberapa talenta hebat," tutupnya.
Baca Juga: Rinov/Pitha Harus Terhenti di Semifinal BWF World Tour Finals 2022
Sementara itu, laga ini menandai tersingkirnya Inggris untuk ketujuh kalinya dari babak perempat final Piala Dunia. Catatan ini lebih banyak dari negara mana pun dalam sejarah kompetisi Piala Dunia ini.
Laga ini juga menjadi kemenangan ini menjadi yang ke 13 kalinya untuk pelatih Prancis Didier Deschamps di Piala Dunia dalam 17 laga yang sudah ia lalui. Hanya Felipe Scolari dan Helmut Schon yang mencatatkan kemenangan lebih banyak di kompetisi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class
-
Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas
-
Modus Licin Pengedar Cimahi, Sembunyikan Sabu di Tumpukan Beras Hingga Transaksi di Pos Satpam
-
PFI Bogor Gelar Bedah Foto APFI 2026, Soroti Risiko dan Etika Jurnalisme Visual Dunia
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Koleksi Terbaru Musim Panas 2026, Pedro Tawarkan Gaya Pesisir yang Ringan, Elegan, dan Timeless
-
Cuma di Jakarta, Penonton Konser Westlife Bisa Bawa Pulang Gelang LED Eksklusif