FIFA membuka kasus disipliner terhadap Argentina atas tindakan mereka selama pertandingan perempat final Piala Dunia yang mereka menangkan melawan Belanda .
Badan pengatur sepak bola dunia mengutip "ketertiban dan keamanan di pertandingan" dalam kode disiplinnya untuk menuntut FA Argentina.
Para pemain pengganti dan pelatih Argentina masuk ke lapangan saat pertandingan berubah menjadi konfrontatif di tahap akhir saat Belanda mencetak dua gol telat untuk memaksa perpanjangan waktu.
Pertarungan lebih memanas di lapangan setelah Argentina memenangkan adu penalti menyusul hasil imbang 2-2.
Lionel Messi termasuk di antara rekor Piala Dunia 17 pemain atau anggota staf pelatih yang mendapat kartu kuning selama atau setelah pertandingan.
FIFA mengatakan tuduhan pelanggaran tim adalah rutin mengumpulkan lima kartu kuning dalam satu pertandingan dan kasus disiplin dibuka terhadap Argentina dan Belanda.
Kedua federasi bisa mendapatkan denda 15.000 franc Swiss ($ 16.000) yang sama dengan yang dijatuhkan panel disiplin FIFA dua kali pada Arab Saudi di Piala Dunia ini karena kesalahan tim.
Argentina kemungkinan akan mendapatkan denda yang lebih berat untuk tuduhan gangguan yang terpisah.
FIFA tidak memberikan jadwal keputusan, yang biasanya tidak dipublikasikan sebelum pertandingan tim berikutnya di Piala Dunia ini.
Baca Juga: Tite Mundur dari Brazil. Neymar Masih Pikir-Pikir
Argentina menghadapi Kroasia di semifinal pada hari Selasa saat mereka mengincar kemenangan Piala Dunia pertama mereka sejak 1986.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak