Pemain belakang timnas Portugal Pepe mengecam wasit asal Argentina yang memimpin pertandingan laga perempat final yang mempertemukan negaranya dengan Maroko.
Pepe menegaskan bahwa wasit asal Argentina itu seharusnya tidak ditunjuk untuk memimpin pertandingan tersebut.
Mantan pemain Real Madrid itu mengecam keputusan FIFA untuk menunjuk tim ofisial Argentina untuk pertandingan tersebut dan mengklaim dia sekarang akan 'mempertaruhkan segalanya' untuk Argentina memenangkan turnamen.
Pepe juga yakin ofisial Argentina seharusnya ditarik dari pertandingan setelah kritik Lionel Messi terhadap wasit Spanyol Antonio Mateu Lahoz, yang mengeluarkan 17 kartu kuning dan satu kartu merah dalam kemenangan Argentina atas Belanda di perempat final kemarin.
Ketika ditanya tentang pemikirannya tentang tersingkirnya Portugal dari Piala Dunia, Pepe mengatakan keputusan FIFA untuk menunjuk tim ofisial Argentina 'tidak dapat diterima'.
"Kami selalu berada di puncak permainan. Kami kebobolan gol ketika kami tidak mengharapkannya, tetapi saya harus mengatakan ini - tidak dapat diterima bagi wasit Argentina untuk mewasiti kami hari ini setelah apa yang terjadi kemarin, dengan Messi dan Argentina berbicara," kata Pepe.
'Saya tidak mengatakan itu bersyarat tetapi apa yang kami mainkan di babak kedua? Apa pun? Kiper mereka selalu memperlambatnya, hanya delapan menit waktu tambahan yang ditambahkan. Kami bekerja sangat serius dan wasit memberikan waktu tambahan delapan menit ketika kami tidak memainkan apapun di babak kedua," ucapnya.
'Satu-satunya tim yang ingin bermain sepak bola adalah Portugal. Kami sedih, kami memiliki kualitas untuk memenangkan Piala Dunia, sayangnya kami tidak melakukannya," ujarnya.
Pepe mengatakan bahwa timnya mencoba untuk memainkan permainan mereka sendiri dan berujar bahwa timnya sudah berjuang hingga menit akhir.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Absen di Nikahan Kaesang, Warganet Curiga Takut Ketemu Raffi Ahmad dan Gigi
Pepe kemudian mengatakan bahwa Argentinalah yang kemudian akan diuntungkan dalam hal ini dan kemudian dapat menjuarai Piala Dunia edisi ke 22 ini.
“Saya pergi dengan kesedihan, karena kami memiliki kapasitas untuk memenangkan Piala Dunia ini. Perasaan dan arogansi wasit di lapangan, saya bisa mempertaruhkan semua yang saya miliki bahwa Argentina akan memenangkan Piala Dunia," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Kapan Hari Raya Idul Adha 2026 Versi Pemerintah Indonesia? Ini Penjelasan Kemenag
-
Pencuri di Pekanbaru Bobol Toko iPhone untuk Beli iPhone 17
-
4 Sheet Mask Mengandung Soybean untuk Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
'Gue Enggak Sanggup!' Jeritan Hati Ammar Zoni usai Dipindah ke Nusakambangan
-
Tips untuk Hemat Air di Rumah Agar Tagihan Bulanan Lebih Murah
-
Donald Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS, Preisden Delcy Rodriguez Buka Suara
-
Transfer Ederson ke Manchester United Terancam Gagal Jika Arsenal Berani Bayar Mahal
-
Bukan Hiu, Inilah Daftar Hewan Paling Mematikan Bagi Manusia di Dunia
-
Erick Thohir Minta PSSI Tak Gengsi Belajar dari Federasi Futsal Indonesia
-
Cara Mengembalikan Foto yang Terhapus Permanen di HP Android dan iPhone