Liverpool harus pulang tanpa poin saat bertandang ke Gtech Community Stadium Selasa (2/1/2023) semalam usai kalah dari tim tuan rumah Brentford 3-1.
Tim tuan rumah membuka keunggulan pada menit ke 19 melalui gol Ibrahima Konate. Gol kedua Brentofr lahir menjelang jeda babak pertama tepatnya pada saat Yoane Wissa mencatakan namanya di papan skor pada menit ke 42.
Liverpool sebenarnya sempat memperkecil kedudukan berkat gol cantik Alex Chamberlin di menit ke 50. Namun, tuan rumah semakin memperlebar keunggulan mereka menjadi 3-1 usai Bryan Mbeumoo mencetak gol di menit ke 84 dan menghancurkan harapan The Reds dengan usahanya yang ingin menyamakan kedudukan.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengku kecewa dengan keputusan wasit yang mengeshkan gol ketiga Brentfor.
Klop mengatakan bahwa seharusnya hal itu adalah sebuah pelanggaran yang diberikan untuk Liverpol karena Bryan terlihat mendorong Konatesebelum dirinya mencetak gol.
"Gol ketiga, saya tidak tahu. Dalam situasi itu, ketika Anda berada dalam sprint penuh dan mendapat dorongan dari belakang, Anda kehilangan kendali dan terjatuh."
"[Stuart] Attwell berpikir itu bukan pelanggaran dan VAR bersembunyi di balik kalimat 'itu tidak jelas dan jelas'. Sebaliknya, jika itu pelanggaran, Anda tidak akan pernah mengatakan 'tidak, tidak, tidak'. Dia' d menjelaskan bahwa, jika seseorang akan bertanya kepadanya."
"Gol ketiga tidak ada hubungannya dengan hal lain, itu hanya pelanggaran. Gol ketiga benar-benar tidak bisa saya hormati."
Klopp juga mengkritik ofisial wasit di samping lapangan karena tidak menganggap bahwa itu adalah sebuah tindakan pelanggaran.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Tetapkan Iwan Sumarno Sebagai Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis
"Kami bermain di sini tahun lalu dan itu 3-3 dan itu adalah permainan yang sangat mirip, permainan liar, permainan yang diinginkan Brentford. Saya tidak yakin Anda benar-benar dapat mengendalikannya sepanjang waktu karena setiap tikungan adalah ancaman besar. Mereka meregangkan aturan pada saat-saat seperti ini, kontak seluruh tubuh."
"Hanya ada satu pelanggaran ofensif dari set-piece malam ini yang dibunyikan dan itu melawan kami, yang benar-benar lucu!."
"Tentu saja kami tidak berperilaku sempurna tetapi, seperti yang saya katakan, mereka melanggar aturan pada saat-saat ini. Mereka benar-benar mendorong, sangat menahan dan segalanya. Itulah mengapa sangat sulit. Saya berharap kami bisa melakukannya lebih baik di sana."
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin