Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp memberikan komentarnya untuk penampilan perdana rekrutan anyar mereka Cody Gakpo saat dirinya bermain dalam pertandingan melawan Woles di Piala FA.
Penyerang Timnas Belanda itu baru saja didatangkan dari PSVdengan mahar sebesar 37 juta euro. Ia telah mencetak 13 gol dan membukukan 17 assist bersama PSV. Tak heran, dia juga akhirnya bisa memperkuat Timnas Belanda pada Piala Dunia Qatar kemarin.
Sang penyerang telah memberi The Reds opsi berbeda dalam serangan saat mereka berusaha pulih dari awal musim yang mengecewakan.
Sementara dia belum melakukan debutnya di Liga Premier, Gakpo diberikan gelar Piala FA saat Liverpool bermain imbang 2-2 dengan Wolverhampton Wanderers di Anfield pada Sabtu malam .
Gakpo gagal mencetak gol sebelum digantikan oleh Alex Oxlade-Chamberlain dengan hanya beberapa menit pertandingan tersisa. Klopp memberikan komnetarnya tentang kontribusi Gakpo dengan mengataan Gakpo perlu menempatkan dirinya dalam posisi yang lebih mengancam tetapi optimis dia memenuhi tuntutan tersebut.
“Dia cocok dengan permainan. Itu tidak mudah untuk langkah pertama. Kami tidak bisa mengharapkannya sempurna, tapi dia menunjukkan tanda-tanda bagus. Kami harus menempatkannya di posisi yang lebih baik, tetapi itu tidak diragukan lagi," kata Klopp usai pertandingan.
Dampak Gakpo pasti akan dibandingkan dengan pencapaian langsung yang dilakukan rekan setim barunya Luis Diaz di Anfield. Pemain Kolombia itu telah menghasilkan serangkaian penampilan elektrik setelah ia didatangkan dari Porto 12 bulan lalu. Namun, Klopp menyarankan bahwa tidak adil membandingkan keduanya dengan pemain asal Belanda yang berpotensi membutuhkan lebih banyak waktu untuk beradaptasi.
Berbicara setelah hasil imbang 2-2 dengan Wolves, pelatih asal Jerman itu berkata: "Saya sangat positif tentang dia [Gakpo]. Saya tidak yakin akan membantu membandingkan dengan dampak Diaz. Kami bisa bertukar sedikit [tahun lalu]. Kami juga mengalami kesulitan karena cedera, jadi dia sangat membantu. Itulah yang akan terjadi pada saat ini juga."
"Cody mendapatkan jumlah waktu yang sama seperti setiap pemain. Anda harus beradaptasi dengan ofensif, itu tidak mudah. Dia datang dari liga yang berbeda. Itu selalu sulit. Itu juga untuk Lucho [Diaz], tetapi Anda tidak melakukannya. Tidak harus membandingkannya. Kami mengharapkan dampak positif, pasti."
Baca Juga: Aleix Iwobi Absen Sebulan Karena Cedera Ligamen pada Pergelangan Kaki
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati