/
Senin, 08 Agustus 2022 | 09:13 WIB
Ilustrasi Nasi Tumpeng. (Pixabay/MielPhotos2008) (Suara)

Seperti telur rebus yang melambangkan pentingnya etos kerja dan perlunya perencanaan yang matang dalam setiap tindakan yang dilakukan. Begitu juga urap yang terdiri dari berbagai jenis sayuran.

Ada kacang panjang yang diibaratkan sebagai pemikiran yang jauh ke depan. Ada taoge yang melambangkan proses untuk terus tumbuh. Dan juga ada cabai merah yang diukir berbentuk bunga.

Cabai merah itu tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga sebagai simbol penerangan yang bermanfaat untuk orang lain. Juga ada lauk ikan teri yang menyimbolkan kerukunan dan kebersamaan.

·         Filosofi Cara Pemotongan Tumpeng

Cara memotong tumpeng selama ini sebenarnya keliru, yakni dengan memotong bagian puncak tumpeng. Cara memotong yang benar adalah dimulai dari bagian bawah secara sedikit demi sedikit.

Bagian bawah tumpeng itu diibaratkan sebagai masyarakat, sementara bagian puncaknya merujuk pada Tuhan. Seperti yang disebutkan oleh William Wongso bahwa semakin tinggi tumpeng, semakin tinggi kedudukannya.

Selain itu, perlu diperhatikan pula cara mengambil tumpengnya. Setelah mengambil nasi juga harus mengambil seluruh lauk-pauk sebagai simbol keutuhan. Meskipun porsinya sedikit, tetapi jenis lauknya harus lengkap.

Sementara itu, orang yang pertama kali memotong ataupun menerima nasi tumpeng adalah mereka yang dituakan atau yang paling dihormati.

Baca Juga: 4 Hal yang Ada dalam Pikiran Orang yang Sedang Sakit

Load More