Irjen Pol Ferdy Sambo, tersangka sekaligus dalang pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, hari ini, Kamis, 25 Agustus 2022 menjalani sidang Kode Etik Profesi Polri (KEPP) di Gedung Transnational Crime Center (TNCC) Mabes Polri. Sidang KEPP ini dipimpin oleh Kepala Badan Intelijen Keamanan (Kabaintelkam) Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri, sebagai Ketua, dan anggota sidang dihadiri oleh Irwasum, Kadiv Propam, dan Gubernur PTIK. Kompolnas pun hadir sebagai pengawas eksternal Polri yang akan memantau jalannya sidang etik. "Kompolnas hadir menyaksikan sidang untuk menjaga transparansi," disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dedi Prasetyo.
Dedi juga menyampaikan bahwa sidang akan dihadiri beberapa saksi guna mendalami peran Sambo terkait peristiwa di Duren Tiga (lokasi kejadian). "Nanti juga menghadirkan beberapa saksi untuk mendalami peran dari Irjen Pol. FS (Sambo) terkait dengan peristiwa pidana di Duren Tiga," kata Dedi. Kelima saksi yang dimaksud yakni Brigjen Pol. Hendra Kurniawan (mantan Karopaminal), Brigjen Pol. Benny Ali (mantan Karoprovost), Kombes Pol. Budhi Herdi (Kapolres Jakarta Selatan nonaktif), Kombes Pol. Agus Nurpatria (mantan Kaden A Biro Paminal), dan Kombes Susanto (mantan Kabag Gakkum Roprovost Divpropam).
Penampakan Sambo setelah dijadikan tersangka merupakan hal yang ditunggu oleh masyarakat. Dengan masih belum terkuaknya secara jelas tentang motif pembunuhan dalam Kasus Brigadir J ini, membuat masyarakat waspada, dan ingin tahu tentang keadaan Sambo setelah menjadi tersangka. Disiarkan secara langsung dalam Youtube Polri.TV, terlihat Sambo menggunakan seragam Polri mulai dari memasuki ruang sidang hingga duduk di kursi dalam ruangan. Dengan keadaan Sambo yang masih menggunakan seragam Polri lengkap, mengundang komentar negatif warganet.
Akun @miky_yogi memberikan tanggapan di unggahan instagram akun @lambe_danu_official99 yang memperlihatkan tangkapan layar Sambo ketika sidang, "Tersangka kok ga pake Baju Orennn, trus klarifikasi di depan media dan publik,". Akun @nramadan89 juga berkomentar, "kok masih pake seragam sih bukan orange ya,". Tanggapan warganet ini selaras dengan cuitan-cuitan yang banyak beredar sebelum munculnya Sambo ke permukaan, banyak warganet yang mengharapkan untuk melihat Sambo sudah menggunakan baju oren, yakni baju tersangka pidana.
Sidang Kode Etik yang ditayangkan di Youtube TV.Polri hanya memperlihatkan dalam bentuk video, namun tidak ada suara. Hal ini juga menuai komentar negatif warganet. Dalam live chat Youtube Polri, akun @Anemogen berkomentar "La ga ada suaranya,". Akun #@achsanul menuliskan "di mute supaya menjaga perasaan pihak-pihak tertentu,". Dan banyak akun lain yang berkomentar serupa. Hal ini dikarenakan rasa yang ingin tahu yang besar dari masyarakat, tentang bagaimana Sambo menjalani persidangan. Hal apa yang ditanyakan pada Sambo, hal apa yang dijawab oleh Sambo, masyarakat menginginkan transparansi atas hal tersebut. Namun memang menurut aturan, Sidang KEPP tidak bisa dilakukan secara terbuka, hanya hasil sidang yang akan disampaikan, "Materi sidang tentu tidak bisa diliput, tapi pada saat keputusan sidang komisi atau vonis akan saya berikan kesempatan kepada teman-teman dengan visual dan audio jadi lengkap semuanya," kata Irjen Dedi.
Vonis untuk Sidang KEPP akan dilaksanakan hari ini juga. Menurut Dedi, hal ini merupakan arahan dark Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, "Ya (vonis Ferdy Sambo) akan ditentukan hari ini juga. Karena sesuai dengan perintah Pak Kapolri semuanya berjalan secara paralel dan harus cepat," jelas Dedi.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Profil Irjen Ferdy Sambo, Ayahnya Mantan Pejabat Polri, Anak-anaknya Calon Anggota Polri
-
CEK FAKTA: (Baru) Terungkap Detail Lengkap Pelecehan Seksual Brigadir J Terhadap Putri Candrawati yang Sebenarnya
-
CEK FAKTA: Irjen Pol Ferdy Sambo, Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Sudah Mengirimkan Surat Pengunduran Diri dari Polri
-
Terjerat Kasus Polisi Tembak Polisi, Kata Kak Seto : Anak Ferdy Sambo Masih Bercita-cita Jadi Polisi
-
Imbas Kasus Brigadir J, Anak-anak Ferdy Sambo di Bully Warganet, Kak Seto Angkat Bicara
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji