Nama Susi dalam rangkaian peristiwa pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J memang seakan timbul tenggelam. Diketahui bahwa Susi adalah asisten rumah tangga yang bekerja pada Ferdy Sambo dan keluarganya. Terdengar bahwa Susi juga merupakan saksi kunci dalam peristiwa ini, karena namanya kerap diucapkan oleh masing-masing tersangka dalam kesaksiannya.
Bahkan, dalam rekonstruksi, ada rangkaian adegan dimana Susi terlibat di dalamnya.Seperti disampaikan anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu, bahwa Susi merupakan saksi yang mendengar tangisan Putri Candrawathi di kamar rumah Magelang. Diceritakan oleh Sudding, bahwa pada tanggal 7 Juli sore hari, Brigadir J mencoba masuk ke dalam kamar Putri Candrawathi secara diam-diam. Namun dilihat dan ditegur oleh Kuwat Ma'ruf. "Saat itu Brigadir J masuk ke dalam kamar Putri di lantai 2 dan keluar dari kamar dilihat oleh Kuat, mengendap-ngendap lalu kemudian ditegur. Kenapa masuk ke kamar Ibu? Kemudian lari," jelas Sudding.
Setelah itu, Kuat dan Susi mendengar tangisan Putri dari dalam kamar, kemudian mereka melihat Putri sudah dalam keadaan pakaian acak-acakan, sehingga mereka menyarankan agar Putri bercerita ke Sambo. "Mendengar ada tangisan di dalam kamar PC, didengar oleh Kuat, didengar oleh Susi, lalu kemudian ingin konfirmasi apa yang sedang dialami Ibu PC pakaian acak-acakan sambil menangis," tutur Sudding.
Meski masuk dalam cerita Sudding, namun sosok Susi belum pernah benar-benar muncul. Tidak pernah terlihat dan mengkonfirmasi cerita kepada publik ataupun awak media. Bahkan dalam rekonstruksi, tidak ditegaskan yang manakah Susi sebenarnya. Hal ini tentunya membuat masyarakat menjadi penasaran akan sosok Susi.
Minggu, 4 September 2022, jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video yang dikatakan bahwa sebuah rekaman dari siarang langsung di Tiktok. Melalui akun @lambe_danu_official99 , terlihat gambar foto Susi bersama Sambo dan Putri, dan unggahan video yang diduga Susi menjadi pelakonnya. Di dalam video tersebut, terlihat muka seorang wanita yang dengan logat jawa mengucapkan,
"Tolong dibuka itu apa, pintu rahasia di belakang. Rumah untuk penyiksaan Joshua. Itu ada pintu rahasia, kuncinya ada di lemari sebelah. Yang tempat Joshua disiksa,"
Perkataan wanita dalam video tersebut sangat mengejutkan warganet. Karena terdengar jelas, bahwa ia menyebutkan tentang adanya ruang rahasia yang merupakan tempat dilakukannya penyiksaan terhadap Brigadir J. Seperti diketahui, pada awal kasus sempat beredar kabar bahwa Brigadir J mengalami penyiksaan sebelum dibunuh. Namun hasil autopsi ulang membantah kabar tersebut. Menurut keterangan Tim Forensik, tidak ditemukan luka pada jasad Brigadir J, selain luka akibat tembakan, sehingga dugaan adanya penyiksaan terhadap Brigadir J terbantahkan, meskipun pengacara keluarga Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak tetap meyakini kliennya disiksa.
Munculnya video ini, seakan kembali membantah penutupan cerita penyiksaan terhadap Brigadir J. Warganet pun menghubungkan wanita tersebut dengan Susi yang belum juga muncul. Dalam media sosial Facebook, sebelumnya sudah beredar foto keluarga Ferdy Sambo beserta ajudan dan seluruh asisten rumah tangganya, dan dilingkari wajah seorang wanita yang diduga adalah Susi. Kemudian, warganet membandingkan wajah wanita tersebut di dalam foto, dengan video yang beredar, dan menganggap adanya kemiripan diantara keduanya, sehingga timbul asumsi dan tersiar bahwa Susi adalah sosok dalam video tersebut.
Fakta tentang benarkah Susi, asisten rumah tangga Sambo dan Putri yang ada dalam video tersebut, belum dapat dipastikan dan masih sebuah dugaan. Begitupun dengan kebenaran adanya penyiksaan terhadap Brigadir J di suatu ruang rahasia, masih belum dapat dipastikan. Dikarenakan belum ada keterangan lebih lanjut tentang video tersebut.
Baca Juga: CEK FAKTA: Bukan Pelecehan! Putri Candrawathi Mengalami Kekerasan Seksual Oleh Brigadir J
Berita Terkait
-
Susi "Tenggelam" di Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J, Suara Tangisan di Rumah Magelang hingga Ada yang Lari Masih Misteri
-
Pengacara Keluarga Brigadir J Sebut Motif Ferdy Sambo Membunuh karena Dendam
-
Keluarga Brigadir J Memaafkan Bharada E Namun Kirim Pesan Khusus Ini
-
Tersangka Baru Kematian Brigadir J Bakal Diungkap Kapolri, Hotman Paris: Mungkin Irjen Atau Brigjen
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus