Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, salah satu ajudan Ferdy Sambo yang turut menjadi tersangka pembunuhan berencana Brigadir J memutuskan untuk mengungkapkan kebenaran yang diketahuinya. RR mengubah beberapa keterangan yang ia ungkapkan sebelumnya, dan berkata bahwa yang sekarang ia ceritakan adalah yang sebenarnya terjadi.
Bripka RR mengambil keputusan untuk mengubah keterangannya setelah adik kandung dan istrinya menemuinya. Hal ini dinyatakan oleh pengacara Bripka RR, Erman Umar dalam wawancara yang diunggah di kanal YouTube TvOne pada Minggu (10/9/2022). Setelah mantap menyampaikan kejujuran, keluarga RR menyebut bahwa jika diperlukan mereka ingin mengajukan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
Erman menuturkan kejadian yang sampai saat ini masih belum dapat dipastikan kebenarannya perihal pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi. "Pada saat kejadian di Magelang pada tanggal 7 Juli, dia pergi bersama Richard Eliezer mengurus anak ini (anak-anak Ferdy Sambo) di sekolah. Kemudian dipanggil sama PC kembali ke rumah. Baliklah ke rumah di Magelang. Pada saat itu, ada kejadian. Saat dia kembali, di bawah (lantai 1) rumah itu tidak ditemukan pegawai yang lain. Akhirnya RR naik ke tangga atas. Disitu dia melihat Pak Kuwat Ma'ruf (KM) ini keadaannya panik dan tegang, Dia tanya, 'ada apa pak Kuat?'," terang Erman.
KM mengatakan bahwa ia melihat Brigadir J naik turun, ditanyakan ada apa tapi malah turun ke bawah, tidak mendengar perkataan KM. Lalu dijelaskan oleh KM, bahwa Putri menangis. Brigadir J ingin naik lagi menemui Putri, tetapi dihalangi oleh KM dan ditodongkan pisau ke arah Brigadir J. Akhirnya Brigadir J kembali ke bawah.
KM mengizinkan RR melihat kondisi Putri ke kamarnya di atas, dan RR melihat Putri sedang berbaring namun dengan bantal tinggi, posisinya seperti setengah duduk. RR langsung menanyakan ke Putri, apa yang sebenarnya terjadi. Namun Putri tidak menjawab pertanyaan RR, Putri hanya berbalik menanyakan "Yoshua (Brigadir J) dimana?".
RR kemudian turun untuk mencari Brigadir J. Namun, ia berinisiatif untuk mengambil senjata milik Brigadir J terlebih dahulu, dan mengamankannya di kamar anak Ferdy Sambo. Hal ini ia lakukan mengingat kejadian sebelumnya, KM yang terlihat tegang dan sampai mengarahkan pisau ke arah Brigadir J. "Kalau terjadi pertengkaran lagi, jangan sampai ada kejadian yang tak diinginkan," ungkap Erman.
Lalu RR menemui Brigadir J, dan menanyakan apa yang terjadi. Namun Brigadir J mengatakan tidak tahu. "Gatau nih Bang, Om Kuwat marah-marah," jawab Brigadir J. Tidak menemukan jawaban, RR kemudian mengantarkan Brigadir J ke kamar Putri, sesuai permintaan Putri sebelumnya. Putri masih di posisi sebelumnya, setengah duduk di atas kasur, dan Brigadir J duduk di lantai. Lalu RR menunggu di luar kamar. Meskipun pintu tidak ditutup, namun RR tidak dapat mendengar percakapan antara Brigadir J dan Putri.
Menurut keterangan Erman, Brigadir J berbicara dengan Putri dalam waktu sekitar 10 menit. Selesai berbicara, RR mengajak Brigadir J ke bawah agar tidak kembali bersinggungan dengan KM. Dan RR mencoba mempertanyakan lagi ada apa sebenarnya, namun Brigadir J tetap menjawab tidak ada apa-apa dengan tenang.
Ketika ditanyakan kepada Erman, tentang isu pelecehan terhadap Putri, RR mengaku tidak melihat. Ketika sebelumnya, kejadian yang membuat KM sampai menodongkan pisau ke arah Brigadir J, ia masih berada di sekolah anak Sambo. Tidak tahu menahu apa yang terjadi sebelum ia datang. Dan ketika menemani Brigadir J menemui Putri, RR hanya menunggu di luar, tidak tahu ada apa di dalam. "Itu yang ngga dilihat, suara pun ngga dengar. Dia (RR) kan agak berjarak, dia hanya menjaga bahwa tidak terjadi apa-apa. Karena kan dia paling senior disitu," jelas Erman.
Baca Juga: CEK FAKTA: Ramuan Kopi Dan Lemon Bisa Menghilangkan Lemak Dalam Tubuh
Melihat keterangan Erman diatas, yang merupakan hasil dari apa yang dikatakan RR terhadapnya, faktanya adalah benar bahwa RR tidak melihat pelecehan Brigadir J terhadap Putri. Namun tidak dapat menjadi sebuah kepastian, bahwa benar-benar tidak ada pelecehan. Karena RR tidak ada di lokasi pada waktu yang diperkirakan kejadian pelecehan berlangsung. RR datang ketika KM sudah bersitegang dengan Brigadir J.
Berita Terkait
-
Bantah Skenario Ferdy Sambo, Bripka RR Pertimbangkan Jadi Justice Collaborator
-
CEK FAKTA: Pacar Mendiang Brigadir J Menguatkan Adanya Kekerasan Seksual Terhadap Putri Candrawathi
-
Ferdy Sambo Pantas Dihukum Mati Berdasarkan Hasil Survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) Menunjukkan, 50,3 persen Responden.
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kapal Tanker Minyak Dunia Lewat di Selat Bab al-Mandeb Dipastikan Gratis
-
Kim Se Jeong hingga Cho Han Gyeol Bintangi Drama Baru Bertema High School
-
Amerika Stres Iran Tak Hancur-hancur Diserang, Temui Jalan Buntu
-
Pengiriman 75 Ribu Bibit Sawit Palsu Digagalkan di Bandara Radin Inten II
-
4 Zodiak Paling Beruntung 1 Agustus 2026, Awal Bulan Panen Peluang Baik!
-
Daftar Harga BBM Pertamina Mulai 1 Agustus 2026
-
Jemaah Pengajian Ditemukan Tewas di Lereng Asta Sumbersuko Situbondo
-
Donald Trump Gereget Mau Rudal Fasilitas Nuklir Iran: Sampai Mereka Bilang Tak Tahan Lagi
-
Perkuat Industri Semikonduktor, PERURI Luncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih
-
57 Orang Tewas Terobos Eksklave Spanyol di Ceuta dari Maroko