5. Menyangkal Kesalahan
Pelaku 'gaslighting' biasanya menyangkal bahwa telah melakukan kesalahan. Hal ini pelaku lakukan hal ini menghindari tanggung jawab atas perilaku buruk yang telah diperbuat. Tindakan ini dapat membuat korban menjadi bingung dan frustasi, karena tidak ada pengakuan atas rasa sakit yang dirasakan. Penyangkalan ini juga dapat membuat korban sangat sulit untuk bangkit atau pulih dari penindasan atau kekerasan.
6. Memainkan Emosi dengan Rayuan
Salah satu hal yang biasa pelaku 'gaslighting' lakukan ketika dikonfrontasi tentang perbuatannya, yakni berperilaku berbeda dan menggunakan kata-kata yang baik serta penuh kasih untuk mencoba membuat situasi menjadi baik.
Pelaku biasanya menyadari, hal-hal yang ingin korban dengar, dan akan mengucapkan hal tersebut untuk dapat meluluhkan perasaan korban, namun tidak diucapkan dengan tulus. Dan pelaku akan mengulang lagi kesalahan yang sama.
7. Memutarbalikkan Kenyataan dengan Konsisten
Pelaku biasanya akan membuat cerita versi dirinya, yang berkebalikan dengan fakta, dan mengambil sisi dimana ia menjadi sisi yang benar. Dan biasanya, cerita ini dibuat setelah kejadian berlalu. Kemudian pelaku akan menceritakan versi dirinya ini secara berulang-ulang. Ketika cerita dan kenangan ini terus-menerus diceritakan kembali menurut versi pelaku, akhirnya perlahan korban mulai meragukan ingatannya tentang apa yang sebenarnya terjadi. Kebingungan atau menebak-nebak di pihak korban ini adalah tujuan dari tindakan 'gaslighting'.
8. Targetnya Orang Lemah
Pelaku 'gaslighting' memahami bahwa manusia perlu memiliki rasa stabilitas dan kenormalan. Dan
Baca Juga: Konten Baim Wong yang Nge-prank Polisi Soal KDRT, Tanggapan Deddy Corbuzier: Tidak Lucu!
kecenderungan alami manusia adalah melihat serta mencari orang atau entitas yang akan membantu mereka merasa lebih stabil. Hal inilah yang diincar oleh pelaku 'gaslighting'. Tujuannya adalah untuk membuat korban terus-menerus mempertanyakan segalanya.
Berita Terkait
-
Cegah Kejadian Lesti Kejora dan Rizki Billar, Kenali "Gaslighting", Penyiksaan Psikologis dalam Hubungan yang Tidak Sehat
-
Lesti Kejora Laporkan Devina Yang Diduga Selingkuhan Rizki Billar.
-
LESLAR Terancam Usai, Karir Rizky Billar Terancam Selesai! KPI Tutup Ruang Penyiaran Bagi Pelaku KDRT
-
LESLAR Terancam Usai, Gilang Dirga Menegur Lesty Kejora: 'Lo kalo udah cinta, Goblok!'
-
LESLAR Terancam Usai, Bukti Mata Lebam Diunggah Lesti Kejora, Diduga Ulah Rizky Bilar
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius