Hari ini, Artis sekaligus Content Creator Youtube, Baim Wong memenuhi panggilan Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan.
Dalam bincang dengan awak media setelah diperiksa, Baim Wong mengungkapkan motif awal pembuatan konten 'prank' laporan KDRT di Polsek Kebayoran Lama yang ia lakukan bersama istrinya, Paula Verhoeven.
Baim Wong menjelaskan, bahwa ada tujuan edukasi di balik konten tersebut.
"Kenapa saya lakuin, karena saya mau tahu reaksi kepolisian itu seperti apa kalau Paula yang melaporkan. Kadang-kadang kita pun salah, kenapa harus pake konten itu. Sesimple itu. Dan ternyata, jawaban polisi sangat bagus, 'lebih baik didamaikan, takut jadi viral'," terang Baim Wong.
Baim Wong pun menjelaskan, setelah melihat tanggapan yang positif dari pihak kepolisian, awalnya ia berniat untuk mengedukasi masyarakat untuk dapat melihat bahwa ketika bermasalah bisa lapor polisi, karena akan mendapatkan tanggapan baik seperti Paula. "Karena positif jawabannya, saya mau mengedukasi supaya masyarakat melihat itu kepolisian seharusnya seperti ini," tambahnya.
Namun, Baim Wong tetap sadar bahwa yang dilakukan ternyata sebuah kesalahan besar. Apalagi, yang dia permainkan adalah Institusi Polri.
"Memang waktu timingnya kurang tepat dan saya pun maaf, juga tidak terhibur dengan konten saya sendiri. Saya melihat, oh iya memang saya salah ya jadi emang lebih ke negatif," ungkap Baim Wong.
Di lain pihak, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi menyampaikan bahwa pemeriksaan Baim Wong dan Paula Verhoeven hari ini guna menggali lebih dalam terkait konten 'prank' yang sudah mereka lakukan. Masing-masing diberikan pertanyaan oleh penyidik.
"Saudari P ada 19 pertanyaan, untuk saudara BW ada 25 pertanyaan lebih kurang. Materi yang ditanyakan waktu itu kapan, di mana, kenapa bisa terjadi, jadi pertanyaan yang kita bisa menggali mendalam kenapa itu bisa terjadi," jelas AKP Nurma.
Baca Juga: Iis Dahlia Menjiwai Lagu Sampai Harus Berhenti Bernyanyi, Warganet Hujat Salah Lirik Penyebabnya
Sudah ada beberapa saksi yang diperiksa, antara lain pelapor dan anggota Polsek Kebayoran Lama yang jadi korban 'prank'. Dan hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap pendalaman oleh tim penyidik. "Untuk sementara masih didalami oleh penyidik," kata AKP Nurma.
Seperti diketahui, Baim Wong membuat konten prank tentang KDRT bersama Paula Verhoeven pada 1 Oktober 2022 lalu. Baim meminta istrinya untuk datang ke Polsek Kebayoran Lama dan mengadukan dugaan KDRT, kemudian melihat bagaimana reaksi pihak berwajib atas aduan itu.
Berharap mengedukasi, diluar ekspektasi Baim Wong dan Paula Verhoeven justru mendapat hujatan habis-habisan dari banyak pihak, karena dianggap tidak memiliki empati terhadap korban KDRT, terutama terhadap Lesti Kejora yang beberapa hari sebelumnya baru melaporkan tindakan KDRT yang dilakukan suaminya, Rizky Billar. Konten tersebut juga dinilai telah melecehkan Institusi Polri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa