Pecinta olahraga sepak bola yang menggelar nonton bareng Piala Dunia Qatar yang berlangsung November 2022 harus berkoordinasi dengan Kantor Polsek terdekat bila penontonnya di atas 50 orang dan tidak perlu mengantongi izin keramaian dari polisi.
"Perlu ada koordinasi agar Kapolsek bisa memerintahkan Bhabinkamtibmas melakukan kontrol dan pengawasan," kata Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Moyo Utomo di Ambon, Senin.
Sesuai pengumuman FIFA yang terbaru telah diputuskan jadwal pertandingan sepak bola Piala Dunia 2022 dimajukan dari tanggal 21 menjadi tanggal 20 November 2022, dengan tuan rumah Qatar dan Ekuador yang berada di grup A akan saling berhadapan.
Menurut dia, cabang olahraga sepak bola ini memiliki penonton yang fanatik juga sehingga perlu diantisipasi agar tidak terjadi keributan para pendukung yang berakibat pada masalah gangguan kamtibmas.
"Tentunya masyarakat pecinta olahraga sepak bola akan menggelar nonton bareng jelang berlangsungnya putaran Piala Dunia 2022, maka perlu ada koordinasi agar polisi bisa mengetahui di tempat-tempat tertentu ada kegiatan atau keramaian," ujarnya.
Mekanismenya seperti itu demi menjaga situasi keamanan tetap kondusif dan tidak ada biaya yang dibebankan bagi siapa saja yang hendak melakukan koordinasi, baik dengan Kantor Polsek terdekat maupun Bhabinkamtibmas.
Selain itu, aparat kepolisian setiap malam juga melakukan patroli di setiap lokasi yang dianggap rawan terjadi keributan.
Masyarakat harus menyadari bahwa pertandingan sepak bola tingkat dunia seperti ini tidak diakhiri dengan keributan akibat klub yang difavoritkan mengalami kekalahan.
"Meskipun penontonnya hanya di tempat-tempat tertentu seperti pangkalan ojek dan bukan hadir dalam stadion hingga terjadi musibah seperti di Kanjuruhan-Malang (Jatim), namun pecinta sepak bola yang menggelar nonton bareng harus turut menjaga kamtibmas," kata Moyo Utomo.
Baca Juga: Hasani Abdulgani, Apresiasi Peran Pemerintah Yang Cepat Melakukan Komunikasi Dengan FIFA
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
4 Sepatu Lari yang Ringan dengan Perlindungan Ekstra, Harga 400 Ribuan
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Prioritaskan Transparansi, BRI Dukung Proses Hukum Kasus KoinWorks
-
iPhone Versi Android? Honor 600 Pro Viral karena Iklan di Depan Apple Store
-
Pulang dari Pantai Bidadari, 3 Pemuda Diadang Komplotan Begal di Tanggamus
-
Rupiah Menguat ke Rp 17.333/US$, Harapan Damai di Timur Tengah Jadi Tenaga
-
Vanesha Prescilla Debut Horor Psikologis di Jepang lewat Film The Scarecrow Valley