Pedri Gonzales dan Gavi menunjukkan harapan kepada Spanyol bahwa masa depan pemain lini tengah mereka sangat cerah tatkala mereka mampu mengalahkan Costa Rica 7-0 pada pertandingan Grup E Piala Dunia 2022 Qatar semalam.
Keduanya dimainkan secara bersamaan pada pertandingan tersebut, bahkan Gavi, dirinya menjadi pencetak gol kelima pada kemenangan besar yang diraih La Foria Roja tersebut. Mereka mampu mengontrol lini tengah dengan sangat baik. Terbukti dengan 82 persen penguasaan bola yang mereka miliki.
Permainan kedua pemain muda Spanyol tersebut kemudian digadang-gadang mengingatkan memori kenangan permainan Xavi Hernandez bersama Andreas Iniesta. Keduanya juga digadang-gadang akan menjadi penerus masa depan lini tengah Spanyol untuk menandi era kejayaan timnas Spanyol seperti yang terjadi pada 2010 silam tatkala Spanyol mampu menjadi Juara Piala Dunia di Afrika.
"Satu-satunya tujuan kami adalah mengontrol permainan terus menerus," kata Luis Enrique saat usai pertandingan. Spanyol melakukan itu, mengalahkan Kosta Rika 7-0, sebagian berkat pengaruh dua sensasi remaja mereka yakni Pedri dan Gavi.
Pedri dan Gavi benar-benar menjadi pemain yang paling bersinar pada pertandingan tersebut. Mereka nampak bermain sangat lepas dan sesuka hati mereka. Hal itu juga tentunya tidak lepas dari peran Sergio Busquets yang menjadi gelandang bertahan untuk memberikan rasa nyaman bagi kedua pemain muda tersebut mengkreasikan serangan.
Kombinasi dari ketiganya meciptakan 162 operan dengan passing sempurna sebanyak 152 hanya sepuluh passing yang gagal. Bukan hanya itu, keduanya juga menciptakan serangkaian peluang untuk mencetak gol bagi timnas Spanyol.
Gavi kemudian menjadi pemain termuda Spanyol yang tampil di Piala Dunia pada saat usianya 18 tahun lebih 110 hari. Dan menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah Piala Dunia setelah Pele pada usianya yang ke 17 pada tahu 1958.
Ketika Spanyol berusaha untuk merebut kembali kejayaan mereka sebelumnya, tidak mungkin untuk menonton Pedri dan Gavi dan tidak mengingat Xavi Hernandez dan Andres Iniesta, rekan satu tim Barcelona dari generasi sebelumnya, yang bersama dengan Busquets, membantu mengubah La Roja menjadi Piala Dunia. dan pemenang Kejuaraan Eropa satu dekade lalu.
Masih ada jalan panjang jika mereka ingin menyamai prestasi itu, tentu saja. Tes sebenarnya masih akan datang untuk tim Enrique di turnamen ini. Tapi apa yang dilakukan Pedri dan Gavi sudah luar biasa. Di usia Gavi, baik Xavi maupun Iniesta belum pernah tampil di tim senior Barcelona, apalagi Spanyol.
Baca Juga: Pencetak Gol Termuda dan Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
-
Prabowo Beri Kejutan Ulang Tahun Seskab Teddy di Paris, Netizen: Berasa Drama Kerajaan
-
Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat
-
Seksisme Bukan Candaan! Kemendukbangga Sentil Kasus Pelecehan di Grup Chat Mahasiswa FHUI
-
BRI Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Banjir Lebong Secara Langsung
-
Harga Bahan Baku Plastik Bisa Naik 70%, Apindo Sebut Pabrik Terancam Tak Produksi Bulan Depan
-
Anime We Are Aliens Tampil di Cannes, Film Kolaborasi Jepang-Perancis
-
Alasan Hizbullah Boikot Pertemuan Diplomatik Lebanon-Israel di Washington
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Drama The Witch: Antara Kutukan dan Luka yang Diciptakan Manusia