/
Rabu, 18 Mei 2022 | 16:36 WIB
Anna Tarazevich/Pexels

TANTRUM - Masyarakat pada umumnya mengenal kelenjar gondok daripada kelenjar tiroid yang sebenarnya masih hal yang sama.

Kelenjar ini terletak dileher bagian depan bagian bawah, yaitu antara jakun dan tulang dada bagian atas. Bentuknya menyerupai kupu - kupu dengan makanan inti iodium.

Fungsinya menghasilkan dua macam hormon yaitu tiroksin (T4) dan triodotironin (T3) yang sangat diperlukan untuk metabolisme tubuh.

Namun dalam kondisi kesehatan normal, kelenjar tiroid ini tidak tampak maupun teraba dari luar tubuh.

Menurut dokter spesialis endoktrin anak RS Hasan Sadikin, Faizal, seluruh organ tubuh sangat membutuhkan hormon tiroid untuk beraktivitas.

"Detak jantung prosesnya diatur oleh hormon tiroid serta tumbuh tulang membutuhkannya bekerja sama dengan hormon lain untuk membantu metabolisme tubuh," kata Faizal dalam keterangannya dicuplik dari rshs.or.id, Bandung, Rabu, 18 Mei 2022.

Faizal menambahkan kelenjar tiroid juga mendukung daya tahan tubuh, mengatur kecepatan tubuh membakar energi, memproduksi protein, dan mengatur sensitifitas tubuh terhadap hormon lainnya.

Faizal berharap masyarakat dengan mengenal kelenjar tiroid tersebut dapat mendeteksi sedini mungkin kelainan yang terjadi dan langsung berkonsultasi secara medis.

Mengenal informasi dengan baik mengenai penyakit tiroid, masyarakat seharusnya lebih waspada terhadap penyakit tersebut.

Faizal menambahkan penyakit kanker tiroid atau gondok nodul ganas mengintai kelompok pria meski pada umumnya penyakit tersebut sering diderita oleh wanita.

Pada wanita bisa berupa pembesaran tiroid saja (struma) disertai kelebihan atau kekurang hormin tiroid. Namun, dapat berupa kanker tiroid yang jarang ditemukan kasusnya. Kelainan pada tiroid ini pula menjadi masalah pada kehamilan.

"Penyakit tiroid yaitu terjadinya kelenjar tiroid yang kurang aktif sehingga produksi hormonnya rendah (Hipotiroid). Kelenjar tiroid mengeluarkan hormon untuk mengatur proses metabolisme termasuk pertumbuhan dan pengeluaran energi," sebut Faizal.

Faizal menerangkan gejala hipotiroid diantaranya lemas, depresi, sembelit. Hal tersebut dipicu segala sesuatu yang ada didalam tubuh bekerja terlalu cepat, semisal berat badan turun dengan cepat, jantung berdetak kencang, banyak berkeringat dan gugup.

Faizal menjelaskan kelainan tiroid itu pada umumnya memerlukan penanganan yang terencana dan memerlukan waktu yang cukup panjang, bahkan ada yang harus seumur hidup.

"Tanpa mengertipenyakitnya dan tata cara penanganan yang benar, pengobatan tidak akan sempurna dan dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya," ungkap Faizal.

Load More