TANTRUM - Masyarakat pada umumnya mengenal kelenjar gondok daripada kelenjar tiroid yang sebenarnya masih hal yang sama.
Kelenjar ini terletak dileher bagian depan bagian bawah, yaitu antara jakun dan tulang dada bagian atas. Bentuknya menyerupai kupu - kupu dengan makanan inti iodium.
Fungsinya menghasilkan dua macam hormon yaitu tiroksin (T4) dan triodotironin (T3) yang sangat diperlukan untuk metabolisme tubuh.
Namun dalam kondisi kesehatan normal, kelenjar tiroid ini tidak tampak maupun teraba dari luar tubuh.
Menurut dokter spesialis endoktrin anak RS Hasan Sadikin, Faizal, seluruh organ tubuh sangat membutuhkan hormon tiroid untuk beraktivitas.
"Detak jantung prosesnya diatur oleh hormon tiroid serta tumbuh tulang membutuhkannya bekerja sama dengan hormon lain untuk membantu metabolisme tubuh," kata Faizal dalam keterangannya dicuplik dari rshs.or.id, Bandung, Rabu, 18 Mei 2022.
Faizal menambahkan kelenjar tiroid juga mendukung daya tahan tubuh, mengatur kecepatan tubuh membakar energi, memproduksi protein, dan mengatur sensitifitas tubuh terhadap hormon lainnya.
Faizal berharap masyarakat dengan mengenal kelenjar tiroid tersebut dapat mendeteksi sedini mungkin kelainan yang terjadi dan langsung berkonsultasi secara medis.
Mengenal informasi dengan baik mengenai penyakit tiroid, masyarakat seharusnya lebih waspada terhadap penyakit tersebut.
Faizal menambahkan penyakit kanker tiroid atau gondok nodul ganas mengintai kelompok pria meski pada umumnya penyakit tersebut sering diderita oleh wanita.
Pada wanita bisa berupa pembesaran tiroid saja (struma) disertai kelebihan atau kekurang hormin tiroid. Namun, dapat berupa kanker tiroid yang jarang ditemukan kasusnya. Kelainan pada tiroid ini pula menjadi masalah pada kehamilan.
"Penyakit tiroid yaitu terjadinya kelenjar tiroid yang kurang aktif sehingga produksi hormonnya rendah (Hipotiroid). Kelenjar tiroid mengeluarkan hormon untuk mengatur proses metabolisme termasuk pertumbuhan dan pengeluaran energi," sebut Faizal.
Faizal menerangkan gejala hipotiroid diantaranya lemas, depresi, sembelit. Hal tersebut dipicu segala sesuatu yang ada didalam tubuh bekerja terlalu cepat, semisal berat badan turun dengan cepat, jantung berdetak kencang, banyak berkeringat dan gugup.
Faizal menjelaskan kelainan tiroid itu pada umumnya memerlukan penanganan yang terencana dan memerlukan waktu yang cukup panjang, bahkan ada yang harus seumur hidup.
"Tanpa mengertipenyakitnya dan tata cara penanganan yang benar, pengobatan tidak akan sempurna dan dapat mengganggu kualitas hidup penderitanya," ungkap Faizal.
Berita Terkait
-
Viral Istri Ungkap Penyebab Suami Kena Kanker, Berawal dari Sikap Gak Enakan?
-
Akhir Petualangan Dokter Predator, Priguna Anugerah Divonis 11 Tahun Penjara
-
Drama Predator Berjas Putih di RSHS Bandung, Dokter Priguna Dituntut 12 Tahun Penjara!
-
Cerita Dokter Pasien Hamil 3 Bulan Keguguran Bukan karena Tidak Subur, Tapi Sakit Tiroid: Apa Itu?
-
20 Tahun Alami Benjolan di Leher, Tommy J Pisa Akhirnya Jalani Operasi Tiroid
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja