/
Jum'at, 20 Mei 2022 | 14:59 WIB
pitik

TANTRUM - Startup teknologi unggas Indonesia, Pitik, meraih pendanaan Seri A senilai Rp 206 miliar atau 14 juta dolar AS, yang dipimpin oleh Alpha JWC Ventures dengan partisipasi dari MDI Ventures dan Wavemaker Partners.

Dana tersebut akan digunakan mengembangkan teknologi serta memperluas ekosistem untuk memberdayakan lebih banyak peternak ayam di Indonesia. Di mana, perusahaan menargetkan ekspansi ke seluruh wilayah Jawa tahun ini dan ke pulau-pulau lain di 2023.

Co-Founder dan COO Rymax Joehana mengatakan, pihaknya membuka peluang bisnis hulu di bidang peternakan unggas. Memperluas layanan ke sektor hilir membuat 

"Kami dapat membantu petani mendapatkan margin yang lebih tinggi lagi. Ini selaras dengan misi kami untuk menjadi mitra peternak di semua titik perjalanan bisnis mereka," katanya.

Pendanaan ini, lanjut iam juga akan digunakan untuk ekspansi tim Pitik di segi teknologi, operasional, dan pengembangan ternak.

"Kami menyambut semua orang yang memiliki passion di bidang peternakan dan pemberdayaan petani untuk bergabung dengan Pitik dan membantu peternak unggas di seluruh Indonesia," kata Rymax.

Diluncurkan pada pertengahan 2021 oleh duo pengusaha Arief Witjaksono dan Rymax Joehana, Pitik dibangun atas misi untuk memberdayakan peternak unggas di Indonesia. 

Saat ini, peternak Kawan Pitik berhasil menekan angka kematian hingga setengah (turun 50 persen) dan meningkatkan rasio konversi pakan sebesar 12 persen dibandingkan angka rata-rata nasional, yang pada akhirnya turut meningkatkan pendapatan mereka.

Perusahaan ini tengah membangun komunitas peternak unggas terbesar di Indonesia dan membekali mereka dengan solusi end-to-end di bidang teknologi, pembiayaan, dan rantai pasokan.

Load More