TANTRUM - Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung membantah bahwa pihaknya telah lalai dalam memberikan pelayanan terhadap pasien yang videonya viral di media sosial. Meski demikian, RSHS prihatin dan simpati terhadap pasien yang meninggal dunia tersebut
Video pasien yang viral tersebut misalnya diunggah akun Instagram @infobandungbarat, Jumat (20/5). Selain menggambarkan seorang perempuan yang berbaring di ranjang pasien dan dibantu oksigen medis, video ini dilengkapi keterangan sebagai berikut:
KENAPA RAKYAT KECIL SELALU DILAYANI KURANG BAIK?
Info yang saya dapat dari suami pasien, telah terjadi kelalaian dalam penanganan pasien
Di awal video, istrinya masih dalam keadaan stabil dan suami sudah mengingatkan petugas bahwa isi tabung oksigennya udah mau habis namun jawaban petugas hanya "entar dan entar"
Selang waktu berjalan tabung juga tidak diganti-ganti dan kondisi istri mukanya sudah pucat membiru
Sang suami sudah memastikan bahwa tabung sudah tidak ada isinya, namun petugas tidak juga menggantikannya
Setelah beberapa lama akhirnya meneriaki seluruh petugas untuk menangani istrinya, namun apa daya sang istri sudah tak bernyawa
Suami pasien kini harus membesarkan ketiga anaknya
Kita Doakan bersama semoga diberikan kesabaran dan kemampuan untuk keluarga mereka semua
Repost: @banjarnahor
Semoga kita semua dapat memetik hikmah dan pelajaran dari peristiwa ini.
Sebagai informasi, pasien meninggal tersebut bernama Asih Sekarningsih (34), warga Kota Bandung yang meninggal dunia Senin (16/5).
Dr Yana Akhmad selaku Plh Direktur Utama RSHS mengatakan bahwa memang benar video tersebut mengenai pasien yang dirawat di ruang rawat inap RSHS dan kemudian meninggal. Namun ada beberapa poin video viral yang ia bantah.
Yana Akhmad menegaskan bahwa RSHS telah melayani pasien sesuai standar dan prosedur pelayanan. Yana juga menyatakan bahwa pasien tidak mengalami kehabisan oksigen medis, ini dapat dilihat dari adanya beberapa tabung oksigen yang ada di ruangan pasien.
“Jadi di sekali lagi okeigen yang diberikan kepada pasien tidak habis. Oksigen di RSHS cukup banyak tersedia malah kita punya generator oksigen,” kata Yana, saat memberikan keterangan kepada pers secara virtual.
“Selanjutnya keluarga pasien sejak datang ke IGD sudah dialukan prosedur, SOP, sudah dijelaksan diedukasi mengenai kondisi pasien sebenarnya, dan apa yANg bisa kami lakukan, terkait penyakit yang diderita pasien. Kami simpati ke keluarga degan kondisi akhir dari pasien tersebut,” katanya.
Berita Terkait
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
Beckham Putra Dicaci Maki Fans Saat Bela Timnas Indonesia, Bintang Sassuolo Ikut Buka Suara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring