/
Minggu, 22 Mei 2022 | 20:39 WIB
Humas Bandung

TANTRUM - Layanan kedaruratan terkait kesehatan, kebakaran, kecelakaan di Kota Bandung bisa diakses pada kontak 112. Pemkot Bandung menjanjikan bahwa layanan 112 akan terus mempertahankan waktu respons (respond time) kejadian darurat di Kota Bandung. Variasi waktu penanganan aduan ini mulai dari 5 menit.

Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan dari data Bandung Command Center (BCC) dan Call Center 112 menunjukkan terdapat 3.411 panggilan yang masuk ke Call Center di pekan kedua Mei 2022 mulai tanggal 6 hingga 11 Mei.

Namun meski demikian, panggilan terkait kegawatdaruratan tergolong kecil, yakni 10 panggilan (0,29 persen). "112 memberikan pelayanan terkait kegawatdaruratan seperti kecelakaan, kebakaran, dan kesehatan," ucap Yayan Ahmad Brilyana, baru-baru ini di Bandung.

Ia mengatakan, respons cepat kegawatdaruratan layanan 112 menujukkan data tercepat penanganan kasus di angka 5 menit. Angka ini ditorehkan Dinas Kesehatan Kota Bandung saat menangani kecelakaan lalu lintas, 9 Mei 2022 silam.

Sedangkan kasus pohon tumbang berhasil ditangani DPKP3, Diskar PB, dan pihak kepolisian mulai dari 8 hingga 133 menit, tergantung pada kondisi di lapangan saat penanganan kasus.

Kasus kegawatdaruratan lainnya yang berhasil ditangani yaitu potensi kebakaran dari percikan api di dalam gedung, 11 Mei 2022. Kasus ini selesai dalam 6 menit oleh PLN Kota Bandung.

Layanan kesehatan seperti ambulans pun menorehkan respons cepat, yakni dalam 14 menit saja, pertolongan ambulans tiba setelah Call Center 112 menerima panggilan.

Merujuk pada respons cepat ini, Yayan berharap masyarakat Kota Bandung tak perlu kuatir lagi apabila mengalami kejadian yang memerlukan pertolongan.

Yayan mengatakan, Pemerintah Kota Bandung hadir memberikan kenyamanan bagi siapapun yang tinggal di Kota Bandung.

"Jika mengalami kejadian, utamanya kasus kegawat daruratan; jangan ragu, buka ponsel anda dan hubungi kami di 112," pesannya.

Load More