TANTRUM - Layanan kedaruratan terkait kesehatan, kebakaran, kecelakaan di Kota Bandung bisa diakses pada kontak 112. Pemkot Bandung menjanjikan bahwa layanan 112 akan terus mempertahankan waktu respons (respond time) kejadian darurat di Kota Bandung. Variasi waktu penanganan aduan ini mulai dari 5 menit.
Kepala Diskominfo Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, mengatakan dari data Bandung Command Center (BCC) dan Call Center 112 menunjukkan terdapat 3.411 panggilan yang masuk ke Call Center di pekan kedua Mei 2022 mulai tanggal 6 hingga 11 Mei.
Namun meski demikian, panggilan terkait kegawatdaruratan tergolong kecil, yakni 10 panggilan (0,29 persen). "112 memberikan pelayanan terkait kegawatdaruratan seperti kecelakaan, kebakaran, dan kesehatan," ucap Yayan Ahmad Brilyana, baru-baru ini di Bandung.
Ia mengatakan, respons cepat kegawatdaruratan layanan 112 menujukkan data tercepat penanganan kasus di angka 5 menit. Angka ini ditorehkan Dinas Kesehatan Kota Bandung saat menangani kecelakaan lalu lintas, 9 Mei 2022 silam.
Sedangkan kasus pohon tumbang berhasil ditangani DPKP3, Diskar PB, dan pihak kepolisian mulai dari 8 hingga 133 menit, tergantung pada kondisi di lapangan saat penanganan kasus.
Kasus kegawatdaruratan lainnya yang berhasil ditangani yaitu potensi kebakaran dari percikan api di dalam gedung, 11 Mei 2022. Kasus ini selesai dalam 6 menit oleh PLN Kota Bandung.
Layanan kesehatan seperti ambulans pun menorehkan respons cepat, yakni dalam 14 menit saja, pertolongan ambulans tiba setelah Call Center 112 menerima panggilan.
Merujuk pada respons cepat ini, Yayan berharap masyarakat Kota Bandung tak perlu kuatir lagi apabila mengalami kejadian yang memerlukan pertolongan.
Yayan mengatakan, Pemerintah Kota Bandung hadir memberikan kenyamanan bagi siapapun yang tinggal di Kota Bandung.
"Jika mengalami kejadian, utamanya kasus kegawat daruratan; jangan ragu, buka ponsel anda dan hubungi kami di 112," pesannya.
Berita Terkait
-
Padahal Sudah Pensiun, Persib Bandung Daftarkan I Made Wirawan Sebagai Pemain
-
Hadapi Ratchaburi FC di Thailand, Persib akan Bawa Sergio Castel
-
Luas Biasa! 29 Ribu Bobotoh di GBLA Bikin Layvin Kurzawa Berasa di Rumah Sendiri
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
Bojan Hodak Beri Jawaban Soal Status Febri Hariyadi di Persib Bandung
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Publik Asia Geleng-geleng Lihat Timnas Futsal Indonesia: Final Gila, Kalian Tidak Gagal!
-
Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha
-
Elegan dan Classy, Intip 6 Gaya Maternity Shoot Chelsea Islan di Kehamilan Pertama
-
Link Live Streaming Persija Jakarta vs Arema FC Malam Ini: Debut Mauro Zijlstra?
-
Korban Keracunan Jadi Tumbal Statistik: Benarkah MBG Berhasil Terlaksana?
-
Kasus Chromebook, Pakar: Kejaksaan Bongkar Siasat 'Regulatory Capture' untuk Dalih Nadiem Makarim
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan
-
Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang, Prabowo Tegaskan NU Pilar Persatuan Indonesia
-
Susah Payah Kalahkan Timnas Futsal Indonesia, Pelatih Iran: Ini Pertolongan Tuhan
-
Iwa K Dituding Bapak Kandung Ressa Anak Denada dari Bentuk Telinga: Kenapa Gak Tumit Gue Sekalian?