TANTRUM - Tim dari mahasiswa Unpad membuat inovasi bernama Kokro, permen yang mampu menurunkan kecanduan merokok. Lahir sejak 2021, hingga saat ini Kokro terus menjaga visinya untuk menurunkan angka prevalensi perokok di Indonesia.
Baru-baru ini, Kokro yang menjadi startup berhasil menjuarai kompetisi “Tarumanagara Startup Summit Expo 2022” yang digelar BEM Universitas Tarumanagara, 19 – 20 Mei lalu. Pada kompetisi tersebut, tim Kokro menyabet juara pertama.
Tarumanagara Startup Summit Expo 2022 diikuti oleh puluhan startup milik mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pemenang dari kompetisi ini berhak mendapat bimbingan (mentorship) langsung mengenai proses bisnis dari juri yang berasal dari kalangan praktisi bisnis terkemuka di tanah air.
Rifky Adhia Pratama (jurusan Kimia Unpad), salah satu anggota tim “Kokro” menjelaskan, kompetisi dimulai dari tahap pengumpulan proposal bisnis dan materi pitch deck untuk kemudian disaring menjadi 18 besar. Dari tahap tersebut, peserta kemudian diseleksi kembali hingga menjadi 10 finalis.
“Setelah menjadi salah satu finalis, tahap selanjutnya adalah pembuatan video promosi produk dan kemudian dilanjutkan dengan pitching deck bisnis secara luring pada Kamis (19/5/2022) lalu,” tutur Rifky, dikutip dari Kanal Media Unpad, Selasa (24/5/2022).
Tim yang berhasil lolos di ajang Pimnas ke-34 tahun 2021 tersebut memaparkan, sesi pitching deck secara luring menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, sesi ini merupakan momentum pertama bagi Kokro untuk mempresentasikan usaha rintisannya secara luring. Pada ajang Pimnas tahun lalu, tim mempresentasikan programnya secara daring.
Rifky mengatakan, sesi luring ini mendorong seluruh personel tim yang beranggotakan Iis Kurniasih (Kimia), Tiara Zahra Shafira (Akuntansi), dan Kevin Reza Reynantha (Administrasi Bisnis) mempersiapkan banyak hal. Dua di antaranya kemampuan berbicara dan penyelesaian masalah (solving problem) dari pertanyaan yang juri berikan.
“Selain itu, pada sesi offline ini, building connection dengan sesama finalis yang mengikuti kompetisi pun terasa lebih nyata, sehingga membuka peluang baru untuk kerja sama antar pemilik startup,” ujarnya.
Usai menjadi juara, Kokro mendapat kesempatan untuk dilakukan mentoring dari Klemens Bonaventura Rahardja. Klemens sendiri merupakan praktisi yang memiliki unit inkubator bisnis bernama The Entrepreneurs Society.
Saat ini pengembangan Kokro terus berjalan. Permen (lozenges) bertekstur kenyal ini telah dipasarkan di lokapasar (marketplace) dan terjual hampir ke 20 kota di Indonesia.
Salah satu pengembangan di antaranya memperbarui tekstur permen menjadi lebih keras (hard lozenges) serta menambahkan beberapa varian rasa. “Kokro juga ke depannya akan mengadakan rekrutmen relawan yang dapat mengaktifkan komunitas anti-merokok dan meningkatkan kapasitas produksi setiap harinya,” kata Rifky.
Berita Terkait
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tebarkan 450 Bibit Tumbuhan
-
Kuliah Banyak Praktik, Bisa Magang ke Luar Negeri? Poltekpar Buka PMB 2026
-
Lewat Dongeng Boneka Tangan, KKNT UNP Kediri Ajarkan Kecerdasan Emosional di KB Mentari
-
Jaksa Tuntut Mahasiswa UNY Terdakwa Pembakar Tenda Polda DIY saat Demo Agustus 2025 1 Tahun Penjara
-
Viral Pengakuan Dokter Soal Jenazah ODGJ yang Dijual Buat Praktikum Mahasiswa Kedokteran
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Rilis 5 Maret 2026, Sinopsis Setan Alas: Teror Psikologis dan Kesunyian
-
BI Sumut Tutup Sementara Layanan Penukaran Uang Rusak hingga Uang Khusus, Berikut Jadwalnya!
-
Kembali Bernyanyi, Sulis Bawa Pesan Kemanusiaan untuk Palestina
-
Detik-Detik Angin Kencang Hantam Rejosari, 7 Fakta 30 Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
-
5 Momen Tak Terlupakan di Konser Mahalini 'Koma', Visualisasi Apik hingga Kolaborasi Tak Terduga
-
4 Drakor Romantis Februari 2026, Ada Han Ji Min hingga Lee Sung Kyung
-
Kunci Jawaban Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Kelas X Halaman 182: Keadaan Darurat
-
Majelis Pendidikan Dasar & Menengah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tawangsari Gelar Penguatan Ideologi
-
5 Resep Lauk Sahur Tahan Lama, Masak Sekali Bisa Buat Stok Seminggu!
-
BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan