TANTRUM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat membutuhkan dana Rp 1,2 triliun untuk menyelenggarakan pemilu kepala daerah serentak pada November 2024.
Menurut Ketua KPU Jawa Barat Rifki Ali Mubarok kebutuhan ongkos tahapan pelaksanaan pemilu kepada daerah serentak tersebut telah dilayangkan kepada pemerintah.
"Yang kita inginkan di tahun 2024 nanti, pelaksanaan pemilu dan pemilihan kepala daerah ini kembali normal. Kalau masa pandemi masih tetap terjadi, maka kita perlu melakukan koordinasi lebih intensif dibanding 2020 kemarin," ujar Rifki diltulis, Bandung, Senin, 30 Mei 2022.
Rifki mengatakan total ajuan permohonan dana tersebut akan diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Sedangkan untuk pelaksanaan pemilu presiden dibutuhkan kisaran dana serupa dengan pemilu serentak kepala daerah.
"Kebutuhan dananya kurang lebih sama untuk pelaksanaan tahapan pemilu 2024. Tapi kucuran dananya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," kata Rifki.
Rifki menegaskan ajuan anggaran pemilu 2024 tersebut dalam waktu normal dan tidak ada pandemi.
Jika proses tahapan dan pelaksanaan pemilu 2024 masih dalam kondisi pandemi, maka kemungkinan anggaran akan lebih besar lagi.
"Kan ada protokol kesehatan yang harus kita patuhi. Misalnya petugas pemilu di lapangan membutuhkan masker, hand sanitizer, face shield," tukas Rifki.
Belum lagi saat di tempat pemungutan suara (TPS). Pemilih harus berjarak, sehingga membutuhkan lebih ruangan dan perangkat.
Berita Terkait
-
Gaia Music Festival 2026 Ajak Penonton Menikmati Musik di Tengah Alam Bandung
-
Profil Patryk Klimala Bomber Haus Gol Asal Polandia yang Ogah Gabung Persib
-
Bomber Polandia Tolak Mentah-mentah Gabung ke Persib Bandung
-
Persib Bandung Tunda Latihan Perdana Jelang Musim Baru, Kenapa?
-
Aksi Berjalan di Atas Bara Api Warnai Perayaan Shejit Dewa Bumi di Bekasi
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang
-
Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya
-
Review Serial The Loyalty Game: Misteri Manipulasi Pernikahan yang Rumit
-
Tips Menata Kamar Tidur Sesuai Feng Shui agar Kualitas Tidur Lebih Baik
-
Imbas Prancis Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026, Laga Barcelona di La Liga Resmi Ditunda
-
KPK Ungkap Modus Bupati Sukoharjo, Gunakan SK Paksa ASN Setor Insentif hingga Rp2,93 Miliar
-
4 Sepeda Gunung Pacific Terbaik 2026, Mulai Rp2 Jutaan dengan Frame Alloy
-
Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026
-
Feng Shui Dapur Lebih Tinggi dari Ruang Tamu, Apakah Dianggap Baik atau Buruk?
-
5 Primer untuk Menutupi Pori-Pori Secara Instan, Makeup Jadi Flawless