TANTRUM - Berpuasa, baik puasa wajib (ramadhan) atau sunnah, sebenarnya memilik banyak manfaat bagi tubuh, meski ditengah - tengah terjadinya pandemi COVID-19.
Berpuasa memiliki sejumlah manfaat bagi jantung. Pertama dengan berpuasa dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.
"Ini penting karena orang yang menderita diabetes memiliki peningkatan risiko menderita penyakit kardiovaskular. Selama puasa, tubuh juga membakar beberapa kolesterol LDL dalam tubuh sebagai bahan bakar," kata Sumartini Dewi, Kepala Pusat Studi Imunologi Fakultas Kedokteran Universits Padjadjaran - Rumah Sakit Hasan Sadikin (UNPAD-RSHS) ditulis Bandung, Senin, 30 Mei 2022.
Pembakaran beberapa kolesterol di dua sisi ini dianggap bagus ujar Dewi. Alasannya, karena kolesterol LDL merupakan kontributor utama penurunan sensitivitas insulin dan diabetes.
Karena beberapa indikator itu juga berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah, yang keduanya merupakan faktor risiko untuk terjadinya penyakit jantung.
Dewi menuturkan, puasa juga membantu mengurangi beberapa faktor risiko lain yang terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung.
Termasuk kadar gula darah, penanda peradangan, mengurangi tekanan darah, menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat, serta mengatasi resistensi insulin.
"Ini adalah faktor risiko penyakit jantung, yang merupakan salah satu penyebab kematian dini pada manusia. Resistensi insulin meningkatkan risiko diabetes dan puasa yang sehat membantu mengatur kadar gula dan kadar insulin di dalam tubuh," ucap Dewi.
Dewi menyebutkan pula, berpuasa adalah satu cara tercepat dan teraman menurunkan berat badan.
Biasanya, ketika kita makan, tubuh akan membakar makanan yang dikonsumsi dan digunakan untuk energi bagi tubuh kita.
Setiap makanan tambahan yang tidak digunakan sebagai bahan bakar diubah menjadi lemak dan disimpan di dalam tubuh untuk digunakan di masa depan.
Faktor itulah yang menyebabkan kenaikan berat badan.
"Penelitian dari American College of Cardiology di New Orleans, menunjukkan bahwa puasa dapat memicu kenaikan hormon pertumbuhan manusia (Human Growth Hormone/HGH). Terjadi kenaikan HGH 1300 persen pada wanita, dan 2000 persen pada pria. Mengapa ini penting? HGH membantu menurunkan berat badan tanpa kehilangan massa otot," sebut Dewi.
Ketika kita mulai berpuasa, ada lebih sedikit makanan untuk diubah menjadi energi. Oleh karena itu tubuh dipaksa untuk mulai mengubah lemak yang disimpan menjadi energi.
Tak hanya menurunkan berat badan, berpuasa juga membantu meningkatkan metabolisme tubuh, mencegah degenerasi sel dan hilangnya massa otot.
Berita Terkait
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bedah Rapor 11 Penyerang yang Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Andalan John Herdman
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami
-
Bangkit dari Keterpurukan, Jan Olde Riekerink Jadikan Laga Kontra Persija sebagai Pelampiasan
-
Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Jangan Terjebak Macet! Pahami Aturan Buka Tutup Jalur Puncak Jelang Idul Fitri
-
Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket Kebaikan di Ramadan