TANTRUM - Penyakit menular yang disebabkan oleh kuman yang bernama mycrobacterium tuberculosis ini bernama Tuberkulosis atau dikenal TB.
Sebagian orang mengira TB hanya menyerang organ paru, padahal TB bisa menjangkit ke seluruh organ tubuh, seperti tulang, usus, kelenjar, selaput otak, dan lain-lain. Namun yang terbanyak di paru.
Menurut Arto Yuwono, dokter bagian Pulmonologi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, penularan TB dimulai dari kuman yang berasal dari orang yang sakit TB dan terisap oleh orang lain.
Satu orang penderita TB bisa menularkan kepada 10-15 orang setiap tahunnya.
“Secara teori TB sangat menular, karena kuman TB hinggap dipercikan air ludah terkecil yang keluar dari mulut ketika berbicara, bersin, batuk, atau ketika sedang membuang ludah. Karena ukurannya sangat kecil dan ringan maka akan tahan lama terbang di udara dan terhirup manusia,” ujar Arto ditulis, Bandung, Senin, 30 Mei 2022.
Arto menjelaskan setiap tahun, sebanyak 9,4 juta kasus baru TB aktif dan 1,7 juta kematian terkait TB dilaporkan secara global. Di Indonesia penderita TB berada pada peringkat lima dunia.
Tingkat kematiannya cukup banyak. Menurut data tahun 2009 di Indonesia tercatat 528.063 kasus TB baru, dan 565.614 kasus lama dengan kematian 91.369 orang. Gejala TB bisa dibagi dua.
"Gejala sistematis yakni gejala yang ada pada seluruh TB dimanapun kuman TB itu hinggap, demam yang tidak terlalu tinggi dengan siklus turun naik, berat badan turun, nafsu makan merosot, dan merasa tidak sehat," beber Arto.
Selanjutnya adalah gejala organik yakni gejala tergantung dimana organnya terkena TB. Misalnya di paru, gejalanya batuk, kelenjar bentol-bentol, usus diare, meningitis seperti tidak sadarkan diri dan lainnya
Arto menegaskan menerapkan pola hidup sehat menjadi faktor terpenting untuk mencegah penularan TB. Seperti misalnya makan yang teratur, istirahat yang cukup, tidak melakukan perilaku menyimpang dan rajin olah raga.
Tak kalah penting menjaga orang disekitar kita agar tetap sehat. Jika melihat keluarga atau orang disekitar kita mengalami gejala-gejala TB, seperti salah satunya yang paling terlihat mengalami batuk 2-3 minggu segera sarankan untuk berobat.
Karena jika benar orang tersebut sakit TB maka dengan begitu kita membiarkan dia menularkan TB kepada keluarga kita atau orang-orang disekitar kita.
“Hindari kontak TB seminimal mungkin dengan penderita TB. Kuman dalam TB jika diobati penularannya akan berkurang 10 persen dalam 2 minggu, dan setelah dua bulan tidak akan menular lagi,” jelas Arto.
Arto mengklaim di RSHS penanganan pasien penyakit ini sudah memenuhi standar PPIT (Pencegahan Penularan Infeksi TB).
Ruangan yang memadai dilengkapi sarana prasarana yang baik, sehingga tidak akan terjadi penularan kepada pasien lain dan petugas di RSHS.
Berita Terkait
-
Persib Ulang Tahun ke-93, Umuh Muchtar Berharap Hattrick Juara
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja