- OJK berkomitmen memperkuat peran perempuan untuk menjaga stabilitas ekonomi digital dan mencapai kesejahteraan keluarga serta nasional.
- Friderica Widyasari Dewi menekankan pentingnya literasi keuangan agar perempuan terlindungi dari ancaman kejahatan digital dan penipuan.
- Menkomdigi Meutya Hafid mendorong perlindungan maksimal bagi perempuan untuk mewujudkan ekosistem digital nasional yang inklusif dan aman.
Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berkomitmen memperkuat peran perempuan sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi digital dan ketahanan sosial nasional.
Pasalnya, kontribusi perempuan sangat krusial dalam menghadapi percepatan transformasi teknologi yang kian dinamis.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa peningkatan literasi keuangan bagi kaum perempuan merupakan kunci untuk mencapai kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat sektor jasa keuangan.
Menurutnya, kepemimpinan perempuan yang strategis akan menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan visi pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.
“Tentu peran dan kontribusi kepemimpinan perempuan sangat penting dan strategis, baik itu dalam lingkup keluarga, profesional, dan seluruh sektor lainnya. Peningkatan kesejahteraan keuangan dan menjaga trust adalah tujuan utama transformasi di sektor jasa keuangan,” ujar Friderica dalam siaran pers yang diterima, Rabu (29/4/2026)
Friderica juga menggarisbawahi, pentingnya membekali perempuan dengan keahlian dan pengetahuan yang mumpuni.
Hal ini bertujuan agar mereka tidak hanya mampu mengelola ekonomi keluarga, tetapi juga terlindungi dari berbagai ancaman kejahatan digital.
“Kita harus equip mereka dengan literasi dan keterampilan agar bisa melindungi diri dari berbagai modus scam dan penipuan,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyatakan bahwa perempuan memiliki peran yang semakin besar dalam memastikan ekosistem digital nasional berjalan secara inklusif dan aman.
Baca Juga: OJK Cabut Izin Pinjol PT Malahayati Nusantara Raya
Meutya menyoroti tantangan besar berupa kejahatan keuangan yang sering kali menyasar kelompok perempuan di ruang digital.
“Peran perempuan akan semakin hebat lagi dalam menopang pertumbuhan ekonomi negara. Tantangannya adalah bagaimana kita tidak hanya membuka akses digital, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan di wilayah tersebut,” tutur Meutya.
Saat ini, Kementerian Komunikasi dan Digital juga tengah menggencarkan program perlindungan anak yang diyakini akan berdampak positif terhadap ruang gerak dan keamanan perempuan di dunia maya.
Antusiasme masyarakat terhadap isu ini terlihat dari beragamnya latar belakang peserta webinar, mulai dari akademisi, pelaku industri jasa keuangan, hingga masyarakat umum.
Sebagai langkah konkret, program pemberdayaan perempuan yang diusung oleh OJK akan terus difokuskan pada peningkatan kapasitas, akses keuangan, dan perlindungan konsumen.
Sinergi lintas sektoral diharapkan mampu mempercepat transformasi digital yang aman, sehingga perempuan Indonesia dapat benar-benar menjadi agen perubahan yang tangguh dalam pembangunan ekonomi nasional.
Berita Terkait
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
-
OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah
-
Menakar Kemandirian Ekonomi Perempuan RI
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair
-
Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis
-
CEO Danantara Sebut Pelemahan IHSG 'Berkah' bagi Investor
-
Bos Bea Cukai Usul Anggaran 2027 Sebanyak Rp 2,81 Triliun ke DPR RI
-
IHSG-Rupiah Perkasa, Bos Danantara: Investor Mulai Percaya Terhadap Indonesia
-
DJP Ajukan Anggaran Rp 5,4 Triliun untuk Tarik Pajak di 2027
-
Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?
-
Saham BUMI Meroket Usai Diborong Investor, Target Harganya Masih Tinggi!
-
Eddy Tansil Gelapkan Dana Rp10,1 Triliun, Ini Daftar Aset yang Berhasil Disita Negara
-
Masih Perkasa, Nilai Tukar Rupiah Naik Paling Tinggi di Asia ke Level Rp17.708