/
Senin, 06 Juni 2022 | 14:52 WIB
Humas Bandung

TANTRUM - Ruang publik di pinggir kali Cikapundung di daerah Batununggal, Bandung, dimanfaatkan untuk budidaya lebah trigona. Lebah ini dinilai lebih efektif diternakkan karena tidak memiliki sengat. 

Wali Kota Bandung Yana Mulyana sempat mencicipi hasil madu dari budi daya lebah trigona ini. Rasanya lebih asam dibandingkan madu dari lebah biasanya dan sangat tinggi antioksidan.

"Lebih efektif pakai lebah trigona kalau mau panen di daerah perkotaan. Sebab lebahnya tidak menyengat. Pakannya juga mudah, dari bunga-bungaan di sekitar saja," ucap Tarya, di sela acara 

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Senin (6/6/2022).

Tarya mengatakan, selain menanam lebah, bantaran kali di wilayanya juga ditanami pohon untuk mencegah banjir.

Tarya menambahkan, rencananya daerah ini juga dibuat taman 'siwal' (sisi walungan), pembangunan sarana jalur BMX, dan taman air.

"Semuanya sedang proses. Kami juga berharap Pemkot Bandung bisa bantu membuat pagar pengamanan karena di sini banyak anak-anak. Supaya lebih aman," imbuhnya.

Pada acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) berkolaborasi menanam 860 pohon di bantaran Sungai Cikapundung, Kecamatan Batununggal.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, berharap penanaman pohon bisa bisa mengurangi titik banjir di Kota Bandung. Ke depan lokasi tempat penanaman pohon juga bisa menjadi ruang publik bagi masyarakat. 

"Semoga bisa kita lanjutkan demi menjaga bumi ini, terutama Kota Bandung bagi anak dan cucu kita," ungkap Yana Mulyana seusai acara

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan Jabar, Dodit Ardian Pancapana menyampaikan, target jumlah pohon yang akan ditanam di bantaran Sungai Cikapundung Kecamatan Batununggal sebanyak 2.000 pohon.

"Penanaman ini sebagai ikhtiar kolaborasi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung untuk menjaga keseimbangan alam. Targetnya kami ada 2.000 pohon di Kecamatan Batununggal," jelas Dodit.

Load More