TANTRUM - Pemerintah Indonesia berupaya mempercepat agenda transformasi digital nasional untuk mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang benar-benar digital dengan membina ekosistem digital agar lebih inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi, Mira Tayyiba memapatkan, ada empat sektor strategis yang tengah dikebut dalam program digitalisasi ini. Empat sektor strategis yang dimaksud adalah infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital.
Pemerintah membangun infrastruktur telekomunikasi digital mulai dari backbone, middle-mile dan last mile. Komitmen pemerintah adalah menyediakan konektivitas digital yang bisa diakses semua lapisan masyarakat. Pemerintah mengupayakan jaringan 4G bisa mencakup 83.218 desa pada tahun 2022.
"Ini adalah visi transformasi digital yang merangkul semua yang akan menghubungkan yang tidak terhubung dan tidak membiarkan siapapun tertinggal," kata Mira.
Kementerian juga menaruh perhatian pada kemampuan talenta digital, dengan mengadakan program Gerakan Literasi Digital dan Digital Talent Scholarship kepada 15 juta masyarakat sampai 2024.
Pemerintah memberikan pelatihan kepada 300.000 peserta program Digital Talent Scholarship untuk memenuhi kebutuhan 9 juta talenta digital Indonesia.
"Dengan program-program tersebut, masyarakat diharapkan bisa mengadopsi dan mengembangkan teknologi digital secara produktif, aman dan bertanggung jawab," katanya.
Berita Terkait
-
PKSS Genjot Inovasi SDM Lewat Digitalisasi
-
Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia
-
Adopsi QRIS Melonjak, Transformasi Digital Percepat Pertumbuhan Ekonomi Daerah
-
Digitalisasi Desa Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Teknologi Buka Peluang Usaha
-
Kemendagri Perluas Digitalisasi Bansos ke 43 Daerah, Targetnya Berlaku Nasional
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Jaksa Minta Hakim Abaikan Keberatan Dokter Tifa, Ini Alasannya
-
Mimpi Jadi Raksasa Semikonduktor: Mampukah Indonesia Lepas dari Candu Batu Bara?
-
ITSEC Asia Luncurkan Bronyx AI, AI Lokal yang Pangkas Penetration Testing Jadi Hitungan Jam
-
Kenapa Moisturizer Bikin Wajah Kusam? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta
-
Pemuda Standing Motor Ditemukan Meninggal Mengapung di Sungai Kampar
-
Respons Lonjakan Trafik Data, Indosat Targetkan 1.100 Titik 5G di Bali-Nusra pada Akhir 2026
-
Sampai Kapan Pun Iran Tolak Tunduk ke Amerika, Selat Hormuz Tetap Ditutup
-
Appi: Saya Masih Tetap Kader Partai Golkar