TANTRUM - Indonesia disebut sebagai negara megabiodiversitas (megabiodiversity) kedua terbesar di dunia setelah Brasil. Hal ini menjadi alasan utama mengapa biodiversitas atau keanekaragaman hayati Indonesia, termasuk Jawa Barat, menjadi aset yang perlu terus digali demi kesejahteraan.
Salah satunya bentuk pemanfaatan keanekaragaman hayati, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja, lewat inovasi dalam pengelolaan bahan pangan yang juga berasal dari tanaman pangan.
Hal itu juga menjadi bagian dari keanekaragaman hayati. Maka, konten produk penganan lokal mesti diperkuat untuk memaksimalkan potensi lokal.
"Oleh karena itu festival ini adalah untuk menggali potensi lokal. Lalu kita harus bisa berinovasi karena gempuran produk makanan dan minuman asing yang masuk ke Indonesia amat sangat banyak," ucap Setiawan, Rabu (8/6/2022).
Setiawan menyampaikan hal tersebut saat membuka Bandung International Food & Hospitality Expo (BIFHEX) 2022 di Grand Ballroom Sudirman, Kota Bandung.
Setiawan menegaskan, inovasi merupakan kata kunci yang harus terus dikembangkan. Adapun berbagai inovasi perlu terus digali tidak hanya terhadap jenis makanan atau minumannya sebagai prodak utama, tetapi juga pada kemasan hingga pemasarannya.
"Jangan sampai produk kita kalah dalam negeri sendiri," kata Setiawan. "Semoga BIFHEX menjadi salah satu langkah memajukan ekonomi Jabar," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
Tak Melulu Olahraga Ekstrem! Red Bull Cari Atlet Muda Indonesia untuk Dapat Mentoring Eksklusif
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh