/
Minggu, 12 Juni 2022 | 15:16 WIB
suara.com

TANTRUM - Ibadah haji tahun ini dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Sehingga tingkat kewaspadaan petugas kesehatan haji harus ditingkatkan.

Kementerian Kesehatan RI telah mengantisipasi cara menyajikan pelayanan kesehatan terutama di masa pandemi Covid-19.   

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Budi Sylvana, menghaturkan tiga pesan kepada petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi Bidang Kesehatan.

"Tetap patuh protokol kesehatan selama menjalankan tugas sebagai PPIH di Arab Saudi. Selain risiko tertular Covid-19, masih ada risiko tertular penyakit MERS-COV, dimana keduanya bisa dicegah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pesan ini juga berlaku bagi Jemaah haji," ujar Budi ditulis Minggu, 12 Juni 2022.

Budi mengatakan pencegahannya yaitu memakai masker dengan baik, selain cuci tangan, dan menjaga kebersihan.

Menurut Budi, adanya perbedaan suhu yang sangat ekstrim di Arab Saudi, suhu yang tinggi disertai dengan kelembaban yang rendah retan terhadap kondisi kesehatan. 

"Tidak hanya bagi jemaah, juga bagi Petugas terserang dehidrasi. Petugas juga harus pandai dalam mengatur waktu istirahat," kata Budi.

Pesan kedua, Budi menuturkan para PPIH juga diminta jangan menunggu haus dan disiplin dalam menggunakan alat pelindung diri (APD).

Hal ini mengingatnya perbedaan suhu yang sangat ekstrim di Arab Saudi, suhu yang tinggi disertai dengan kelembaban yang rendah. 

"Sehingga rentan tidak hanya bagi jemaah, juga bagi petugas terserang dehidrasi. Selain itu juga mengingatkan petugas untuk pandai dalam mengatur waktu istirahat. Jangan sampai malah petugas kita tumbang dan dirawat di KKHI," ucap Budi.

Terakhir Budi menegaskan, petugas juga diminta untuk terus mengingatkan jemaah agar fokus pada ibadah yang sifatnya wajib, terutama di fase armuzna.

Hal ini mengingat kondisi fisik yang prima menjadi kunci bagi jemaah haji dapat menjalankan fase wajib haji dengan baik. 

"Aktivitas ibadah lainnya yang bersifat sunnah dapat disesuaikan dengan kondisi fisik jemaah. Saya minta petugas terus ingatkan agar jemaah fokus dulu ke proses armuznanya. Jemaah masih banyak waktu untuk ibadah sunnah," tukas Budi.

Load More