TANTRUM - Ibadah haji tahun ini dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Sehingga tingkat kewaspadaan petugas kesehatan haji harus ditingkatkan.
Kementerian Kesehatan RI telah mengantisipasi cara menyajikan pelayanan kesehatan terutama di masa pandemi Covid-19.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Budi Sylvana, menghaturkan tiga pesan kepada petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi Bidang Kesehatan.
"Tetap patuh protokol kesehatan selama menjalankan tugas sebagai PPIH di Arab Saudi. Selain risiko tertular Covid-19, masih ada risiko tertular penyakit MERS-COV, dimana keduanya bisa dicegah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Pesan ini juga berlaku bagi Jemaah haji," ujar Budi ditulis Minggu, 12 Juni 2022.
Budi mengatakan pencegahannya yaitu memakai masker dengan baik, selain cuci tangan, dan menjaga kebersihan.
Menurut Budi, adanya perbedaan suhu yang sangat ekstrim di Arab Saudi, suhu yang tinggi disertai dengan kelembaban yang rendah retan terhadap kondisi kesehatan.
"Tidak hanya bagi jemaah, juga bagi Petugas terserang dehidrasi. Petugas juga harus pandai dalam mengatur waktu istirahat," kata Budi.
Pesan kedua, Budi menuturkan para PPIH juga diminta jangan menunggu haus dan disiplin dalam menggunakan alat pelindung diri (APD).
Hal ini mengingatnya perbedaan suhu yang sangat ekstrim di Arab Saudi, suhu yang tinggi disertai dengan kelembaban yang rendah.
"Sehingga rentan tidak hanya bagi jemaah, juga bagi petugas terserang dehidrasi. Selain itu juga mengingatkan petugas untuk pandai dalam mengatur waktu istirahat. Jangan sampai malah petugas kita tumbang dan dirawat di KKHI," ucap Budi.
Terakhir Budi menegaskan, petugas juga diminta untuk terus mengingatkan jemaah agar fokus pada ibadah yang sifatnya wajib, terutama di fase armuzna.
Hal ini mengingat kondisi fisik yang prima menjadi kunci bagi jemaah haji dapat menjalankan fase wajib haji dengan baik.
"Aktivitas ibadah lainnya yang bersifat sunnah dapat disesuaikan dengan kondisi fisik jemaah. Saya minta petugas terus ingatkan agar jemaah fokus dulu ke proses armuznanya. Jemaah masih banyak waktu untuk ibadah sunnah," tukas Budi.
Tag
Berita Terkait
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Wamenhaj: Asrama Haji Akan Jadi 'Pusat Ekonomi Umrah', Semua Jemaah Wajib Lewat Sini!
-
Gus Yaqut di BPK: Bantah Adanya Aliran Dana Kasus Kuota Haji
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Kenapa BPJS PBI Tiba-Tiba Tidak Aktif? Segera Cek Status Kepesertaan Secara Online
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Selama Ramadan Pemkab Cianjur Larang Total THM Beroperasi, Rumah Makan Buka Jam 4 Sore
-
Cek Fakta: Isu Pembubaran DPR Libatkan Gibran dan AHY, Hoaks atau Fakta?
-
Kutuk Keras Pengeroyokan Wasit di Rembang, Exco PSSI Desak PSIR Didiskualifikasi
-
Jauh Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa, eks Kadis LH Tangsel Dihukum 7 Tahun Penjara
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
-
Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
-
Warga Nanggewer Mekar Panik, Pohon Besar Roboh Timpa Rumah Saat Hujan Deras Menerjang
-
5 Lip Tint Tahan Lama untuk Makan Makanan Berminyak agar Warna Tetap On
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat