"Komite ini beranggotakan 23 orang dari unsur pentaheliks. Ini menjadi representasi ke 17 sub sektor ekonomi kreatif di Kota Bandung," ucap Kenny.
Kenny menjelaskan, tujuan dibentuknya komite tersebut salah satunya kordinasi antar pihak dalam rangka penataan dan pengembangan ekonomi kreatif.
"Tujuannya yaitu sebagai mitra Pemkot Bandung menjadi lembaga pemerintah non struktural, berfungsi memberikan usul, saran, masukan dan pertimbangan kepada Wali Kota Bandung. Juga komunikasi juga kordinasi yang sinergi agar lebih produktif," jelas Kenny.
Sedangkan Ketua Penataan dan Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Bandung, Dwi Purnomo menyatakan bahwa Kota Bandung sebagai barometer kota krearif, siap untuk berkolaborasi.
"Kita siap membantu dengan berbagai program Pemkot Bandung, kota krearif juga lebih inklusif, dengan cara baru di era pandemi ini, " kata Dwi.
Dwi mengungkapkan, Kota Bandung dengan Covid-19 yang relatif terkendali, mampu mengakselerasi lebih membuni dalam pengembangan ekonomi.
"Kota Bandung yang cukup melandai ini, bisa akselerasi kota kreatif dunia," ujar Dwi.
Dwi berharap, di Kota Bandung semakin banyak lahir ekonomi kreatif dengan lebih terukur.
"Banyak rekognisi yang mendudukkan Kota Bandung sebagai 'hub' krearif tingkat nasional bahkan internasional," ungkap Dwi.
"Sebenarnya ada juga harapan yang bisa lebih banyak ekraf. Soal struktur sudah dikembangkan dengan memanfaatkan kinerja ekraf ini lebih terukur dan dipertanggung jawabkan," tukas Dwi.
Menurutnya, beberapa event besar di Kota Bandung menjadi barometer daerah lain. Sehingga, lanjut Kenny perlu dijaga keberlanjutannya agar semakin baik.
"Beberapa acara besar di Kota Bandung menjadi barometer, ini perlu dijaga keberlanjutannya. Bisa menjaga kembali event contoh di level nasional," sebut Dwi.
Tag
Berita Terkait
-
Jawa Tengah Siapkan 1.000 Desa Wisata sebagai Motor Ekonomi 2027
-
Jakarta Fair 2026 Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
-
Kata-kata Mike van der Hoorn yang Dirumorkan Gabung Persib Bandung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
MTQ Nasional XXXI Hadir di Jateng, Usung Semangat Harmoni Menuju Indonesia Emas
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
PLTMH Kedungrong Andalkan Sungai Kalibawang Terangi Puluhan Rumah
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik