TANTRUM - Mencuci handuk kamar mandi beberapa kali per minggu bisa mencegah infeksi bakteri.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa handuk kamar mandi terkena sejumlah besar bakteri yang menyebabkan penyakit, seperti escherichia coli (E.coli) dan salmonella.
Beberapa strain bakteri ini dapat menyebabkan penyakit diare atau infeksi aliran darah.
E.coli ditemukan di sejumlah besar handuk yang dijadikan sampel. Hasilnya menunjukkan bahwa handuk tersebut mungkin lebih dari yang dikira.
Sementara sebagian besar infeksi E.coli ringan dan tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius, beberapa jenis dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.
Menyuplik dari Suara, komplikasi yang terkait dengan bakteri termasuk sindrom uremik hemolitik ini bisa menyebabkan gagal ginjal dan kematian.
Sindrom uremik hemolitik terjadi ketika sel darah merah menyala dan menahan sistem kontrol ginjal.
Beberapa tanda peringatan awal termasuk warna kulit yang pucat, ermasuk hilangnya warna merah muda di pipi dan di dalam kelopak mata bawah, sesak napas dan memar yang tidak dapat dijelaskan.
Beberapa penelitian menunjukkan handuk mungkin menyimpan lebih banyak kuman daripada yang ditemukan di dalam toilet, yang memiliki sekitar 295 bakteri per inci persegi.
Baca Juga: Samsung Siapkan Prosesor 3nm untuk Penambangan Bitcoin
"Handuk basah adalah tempat berkembang biaknya bakteri, ragi, jamur, dan virus. Hadnuk yang kotor bisa menyebabkan jamur kuku, gatal di selangkangan, kutu air, dan kutil," kata WebMD dikutip dari Express.
Karena itu harus mengganti dan mencuci handuk setidaknya seminggu sekali untuk menghindari infeksi bakteri tersebut. Pastikan handuk juga selalu dikeringkan.
"Cuci handuk lebih sering ketika Anda sakit," katanya.
Jock itch adalah kondisi jamur yang menyebabkan kulit merah dan gatal di area tubuh yang hangat dan lembab.
Kondisi ini paling umum terjadi di selangkangan dan paha bagian dalam dan berbentuk seperti cincin.
Sementara penyakit jamur dapat menyerang siapa saja, ini kemungkinan besar mempengaruhi individu dengan kulit kering yang mungkin mendapat manfaat dari mencuci handuk lebih sering.
Berita Terkait
-
Handuk Bisa Jadi Sumber Infeksi Penyakit, Berapa Kali Anda Harus Mencuci Handuk?
-
Dikira Handuk, Potret Kucing Oren di Leher Pria Ini Bikin Salfok
-
4 Tips Memilih Handuk yang Berkualitas, Jangan Berpatokan pada Merek
-
Nycta Gina Temukan Handuk Mantan Pacar Rizky Kinos, Netizen Curiga: Mereka Pernah Nginep?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!