2. Masukkan lagi kacangnya ke dalam panci, tambahkan 600ml air dan rebus dengan api sedang. Ketika air mulai mendidih, kecilkan api, tutup panci dan rebus selama 18 hingga 20 menit. Gunakan dengan api yang sangat kecil agar kacang tidak terlalu cepat matang dan pecah.
3. Setelah sekitar 18 menit, buka tutupnya dan makan satu butir kacang untuk memeriksa keempukannya. Matikan api kompor jika kacangnya sudah terasa empuk sampai bagian tengahnya.
4. Dengan menggunakan saringan dan mangkuk, tiriskan kacang azukinya dan simpan air tirisan sisa rebusannya. Tutup kacangnya dengan bungkus plastik atau penutup agar tidak mengering.
5. Dinginkan air rebusan kacang azuki dengan memasukkan mangkuk berisi air rebusan ke dalam mangkuk yang lebih besar yang berisi air dingin. Saat mendinginkan, ciduk airnya dengan sendok sayur dan tuang kembali ke mangkuk agar terpapar dengan udara sehingga warna cairannya menjadi lebih cerah.
6. Bilas beras ketan dengan saringan sambil diaduk-aduk dengan menggesekkan setiap bulir berasnya dengan jari selama sekitar 10 kali. Bilas dua kali. Lalu tiriskan dan diamkan selama sekitar 10 menit.
7. Setelah air rebusan kacang azuki sudah dingin atau sama dengan suhu ruangan, masukkan 330ml air rebusannya ke dalam panci berisi beras mochigome. Jika air rebusannya kurang dari 330ml, bisa ditambahkan air secukupnya.
8. Diamkan selama 30 hingga 40 menit agar berasnya menyerap cairan. Tambahkan dengan garam dan aduk. Letakkan kacang merah azuki di atasnya, tutup panci dan masak dengan api sedang.
9. Ketika sudah mendidih, kecilkan api. Rebus lagi selama 12 menit. Setelah 12 menit, matikan apinya. Jangan buka tutup pancinya, diamkan untuk proses mengukus selama 10 menit.
10. Kita buat bumbu taburan gomashio. Masukkan biji wijen hitam dan garam ke dalam wajan dan panggang dengan api kecil. Ketika sudah mengeluarkan aroma, kira-kira sekitar 1 menit, taburi gomashionya di atas kertas untuk didinginkan.
Baca Juga: Suka Berujung Nestapa, Wisatawan Tewas Tertimpa Batu di Air Terjun Tirtosari Magetan
11. Ambil kacang azuki dari nasi merah atau sekihan liwet dan sisihkan dulu. Aduk-aduk nasinya. Sebar nasinya di wadah yang besar dan letakkan kacang azuki di atasnya. Kipas-kipas untuk mendinginkannya. Balik nasi beserta kacang azukinya dan kipas-kipas sekali lagi. Ketika sudah dingin, sajikan di mangkuk atau kotak khusus berpernis juubako. Taburi dengan gomashio secukupnya dan selamat menikmati!
Berita Terkait
-
Mengenal Ferdinand, Dokter Pengawas Romusha yang Berani Protes pada Jepang
-
Film Strobe Edge: Cinta yang Tumbuh Setelah Penolakan
-
Perjalanan Hidup Rina Arano Bintang Film Dewasa Asal Jepang, dari Modeling hingga Tewas Mengenaskan
-
Profil Rina Arano, Bintang Film Dewasa Jepang Ditemukan Tewas Terikat di Pohon
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Selain Kantor WIKA, Polri Sisir Jakarta-Jatim, Geledah 3 Lokasi Terkait Korupsi PTPN XI
-
Skandal Prancis Jelang Piala Dunia 2026: Nama Mbappe Diduga Dijual ke Rumah Judi
-
5 Parfum Berbahan Amber yang Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian
-
Menteri Keamanan Israel Jadi Tersangka Penyiksaan Aktivis Global Flotilla Sumud
-
10 Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026 yang Wajib Ditonton: dari Brasil, Prancis, hingga Jepang
-
11 Ribu Seragam Sekolah Gratis untuk Siswa Sulawesi Tenggara Dibagikan
-
The Art of Negotiation: Saat Merger dan Akuisisi Jadi Pertarungan Strategi
-
Doa Mengiringi Timnas Paraguay: Pesawat 'Dibaptis' Menuju Piala Dunia 2026
-
Nama OB Dicatut, KPK Bongkar Taktik Bupati Muara Enim Edison Tampung Duit Haram Rp2 Miliar
-
Drama Korea Four Hands Tayang Agustus, Ini Jajaran Pemain Utamanya