TANTRUM -Memakan unagi atau sidat kabayaki saat pertengahan musim panas di Jepang disebut bisa mengatasi kelelahan akibat kepanasan.
Tapi dalam resep Akiko Watanabe, pengajar masakan tradisional dan makanan gaya rumahan Jepang selama lebih dari 25 tahun akan menggunakan ikan sarden ketimbang sidat untuk membuat kita tetap bisa bersemangat meski panas menyengat.
Dalam kalendar bulan Jepang kuno, 18 hari terakhir setiap musim - semi, panas, gugur dan dingin - disebut 'doyo', dan dianggap sebagai masa transisi sebelum beralih ke musim berikutnya seperti diberitakan NHK World Jepang.
Doyo musim panas adalah masa dengan suhu udara terpanas. Pada zaman Edo sekitar 250 tahun lalu, melakukan sesuatu yang sehat guna mengilangkan rasa lelah dan memulihkan kondisi setelah sakit di hari pertengahan musim panas menjadi populer.
Memakan sesuatu yang dimulai dengan abjad Jepang 'u' yaitu menyantap unagi kabayaki atau sidat menjadi populer pada masa itu.
Rasa saus kabayaki yang kental, manis dan asin cocok untuk sidat yang menawarkan sumber gizi dan sekaligus menutup aroma lumpur dari sidat atau unagi.
Setiap tahunnya pada masa itu Anda bisa melihat antrian yang panjang di restoran-restoran dan toko serba ada yang menyajikan unagi. 'Doyo no ushi no hi' adalah tradisi musim panas bagi orang Jepang.
Nah bagaimana dengan cara mengolah Sarden Kabayaki agar bisa sebagai pengobat rasa lelah karena kepanasan ? Tentunya harus dipersiapkan dahulu bahan - bahannya.
Bahan-bahan untuk 4 porsi :
Baca Juga: Perbedaan Mental yang Lemah dan Kuat, Kamu Termasuk yang Mana?
4 ikan sarden
1 sendok teh shoyu
Tepung kentang secukupnya
1 sendok makan minyak
Daun lada Jepang Sansho atau merica bubuk Jepang
2 sendok makan shoyu
2 sendok makan gula
2 sendok makan air
300g beras
430 mililiter air (Atau 600g nasi)
Persiapan :
1. Pertama, masak berasnya. Masukan beras ke saringan dan kemudian diletakkan di dalam mangkuk besar yang berisi banyak air. Aduk sebanyak lima kali untuk membuang kotoran. Langsung angkat saringan dan tiriskan airnya.
2. Aduk beras dengan tangan sekitar 20 kali agar setiap bulir beras saling bergesekan di dalam saringan. Tuang lagi air ke dalam mangkuk dan bilas beras yang ada di dalam saringan.
3. Ganti air di dalam mangkuk dan bilas sekali lagi. Letakan saringan di atas mangkuk kecil dan tiriskan. Masukan beras ke dalam panci berisi air dan masak selama 30 menit.
4. Setelah 30 menit, tutup panci dan masak dengan api sedang. Saat mulai mendidih dan meletupkan tutup panci, kecilkan api dan masak selama 12 menit. Setelah api kompor dimatikan, tetap tutup panci dan diamkan selama 10 menit untuk proses pengukusan.
5. Setelah 10 menit, buka tutup panci dan secara perlahan aduk nasi dari bagian dasar panci. Tempatkan kain di antara panci dan tutupnya, lalu diamkan sampai tiba waktunya untuk disajikan.
6. Buang sisik ikan sarden dengan pisau mulai dari bagian ekor ke kepala. Potong bagian kepala dan kemudian bagian keras di perut secara diagonal dan buat irisan dari bagian tersebut hingga ke lubang dekat ekor.
7. Setelah membuang bagian dalam perut, bersihkan darah dari wilayah rusuk di dalam mangkuk berisi air. Ganti airnya dan bilas lagi. Lap ikan dengan tisu dapur untuk membuang air yang tersisa.
8. Belah sarden dengan gaya tebiraki. Masukkan kedua jempol Anda di bagian perut sarden, dan letakan di tulang punggung. Pastikan bagian kuku jempol Anda mengarah ke bagian sirip punggung, satu di kiri satu di kanan, lepaskan daging ikan dari tulang punggung.
9. Buka sardennya dan lepaskan daging di bagian bawah dengan menjepit bagian ujung tulang punggung dengan jempol dan telunjuk, kemudian dengan satu tangan lainnya ke arah ekor dengan jari masih menjepit tulang punggung, dan lepaskan daging dari tulang punggung. Potong ekor dan tulang punggungnya.
10. Taburi shoyu ke atas 4 filet sarden dan diamkan selama lima menit. Setelah shoyu meresap ke dalam filet, lap ikan untuk membuang shoyu berlebihan dengan tisu dapur. Masukan tepung kentang di dalam sebuah wadah dan kemudian baluri filet sarden dengan tepung kentang.
11. Masukan minyak ke dalam wajan panas dan tempatkan filet dengan sisi kulit menghadap ke atas dan masak dengan api sedang. Setelah berwarna cokelat keemasan, balik dan masak hingga dua menit lagi. Angkat filetnya.
12. Bersihkan wajan dan masukan shoyu, gula serta air, kemudian masak dengan api sedang. Saat sausnya sudah mengental, kembalikan filet ke dalam wajan dengan posisi kulit menghadap ke bawah. Saat saus mulai mendidih, matikan api dan siram saus ke atas filet dengan sendok.
13. Masukan nasi ke dalam mangkuk besar, tekan-tekan perlahan bagian permukaan nasi dan tempatkan filet sarden di atasnya. Hias dengan daun lada Jepang, Sansho atau taburi dengan merica bubuk Jepang dan hidangan sudah siap.
Berita Terkait
-
Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Saat Pidato, Terdengar Dua Kali Letusan
-
Eks PM Jepang Shinzo Abe Ditembak dari Belakang, Alami Henti Jantung
-
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak, Kondisi Alami Henti Pernapasan
-
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak, Wajib Tahu Pertolongan Pertamanya
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi
-
Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru
-
Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan
-
BUMKam Mekar Sari Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Empang Baru
-
Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI
-
Kolaborasi dan UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Empang Baru
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga
-
Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru