TANTRUM - Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dikabarkan telah meninggal di rumah sakit tempat dia menerima perawatan setelah ditembak di jalan di Kota Nara, Jepang barat, sekitar pukul 11:30 pada hari Jumat (8/7).
Kantor berita NHK melaporkan Abe ditembak saat berkampanye untuk pemilihan Majelis Tinggi mendatang. Ia meninggal dunia saat berusia 67 tahun.
Abe ditembak seorang pria bernama Tetsuya Yamagami, 41 tahun, dari jarak dekat dengan senjata shotgun di prefektur barat Kota Nara.
Perdana Menteri Fumio Kishida mengutuk aksi penembakan itu dan berdoa agar perdana menteri terlama di negara itu selamat dari insiden penembakan itu.
Kashida mengatakan, Abe yang kini berusia 67 tahun berada dalam kondisi kritis.
Abe tertembak di bagian dada sebelah kiri dan juga tampak di bagian leher.
Kantor berita Kyodo mengatakan jantung Abe tampaknya berhenti berdetak ketika tokoh berusia 67 tahun itu dilarikan ke rumah sakit.
Seorang reporter NHK yang berada di tempat kejadian mengatakan Abe berdarah.
Abe berkampanye untuk kandidat Partai Demokrat Liberal sebelum pemilihan Majelis Tinggi yang dijadwalkan pada hari Minggu (8/7).
Baca Juga: Flash Mob Angklung Memukau di Amerika Serikat
Abe merupakan mantan perdana menteri dengan masa jabatan terlama sampai dia mengundurkan diri pada 2020.
Saat pengunduran diri, Abe mengaku mengalami radang pada sistem pencernaan selama bertahun-tahun dan kondisinya diperkirakan memburuk.
Abe menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya mulai menurun sejak sekitar pertengahan bulan Juli 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Cerita Orang AS Rela Keluar Duit Buat Nonton Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan
-
Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo