/
Senin, 11 Juli 2022 | 06:28 WIB
suara.com

TANTRUM - Terlalu banyak duduk bisa menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti penyakit jantung dan diabetes. 

Faktanya, duduk atau berbaring terlalu banyak lebih berisiko menyebabkan kondisi tersebut. Semua orang pasti sudah paham bahwa tidak aktif secara fisik bisa berdampak buruk pada kesehatan. 

Diberitakan Bright Side dicuplik dari suara.com, beberapa dampak buruk terlalu banyak duduk dan tidak aktif bergerak sesekali. 

1. Meningkatkan risiko jerawat hormonal 

Efek nomor satu dari tidak aktif adalah penambahan berat badan. Salah satu efek kenaikan berat badan adalah masalah kulit tertentu. 

Pada awalnya, obesitas mempengaruhi penghalang kulit dengan membuat kulit secara signifikan lebih kering. 

Selain itu, membuat orang berkeringat lebih banyak, menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat meradang. 

2. Melemahkan tulang 

Otot dan tulang adalah jaringan hidup yang menjadi lebih kuat ketika berolahraga. 

Baca Juga: Perbedaan Realme GT Neo 3 vs Realme GT Neo 3T

Tulang mereka yang berolahraga secara teratur cenderung lebih kuat dan lebih padat daripada mereka yang tidak. 

Jadi, duduk terlalu lama berisiko melemahkan tulang dan membahayakan kepadatannya. 

3. Memperburuk kondisi kulit 

Jika telah mencoba setiap perawatan jerawat dan masalahnya masih ada, mungkin ini disebabkan oleh terlalu banyak duduk. 

Acne Mechanica disebabkan oleh gesekan dan tekanan pada kulit. Jerawat ini terjadi ketika kulit berulang kali terkena gesekan atau tekanan, seperti duduk dalam posisi tertentu terlalu lama. 

Bukan tidak mungkin jerawat terjadi dari gaya hidup yang tidak aktif di mana seseorang menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk. 

Load More