TANTRUM - Sampah bisa menghasilkan inovasi ciamik. Salah satunya dari RW 12 Kelurahan Maleer yang memiliki TPS-3R di RW 12. Lurah Maleer, Warsan menceritakan, RW 12 Kelurahan Maleer sudah mandiri mengolah sampah sejak dari rumah.
Warsan menyebut, hal ini sudah berlangsung sejak 2019 atau ketika awal program Kang Pisman dari Pemkot Bandung digulirkan.
“Kami mendukung dan merespons TPS-3R ini dengan edukasi kepada warga. Hasilnya, angka lebih dari 80 persen warga di sini sudah memilah sampah sejak dari rumah,” ujar Warsan, dikutip Selasa (12/7/2022).
Kata Warsan, edukasi pemilihan sampah di sini dilakukan secara masif. Para warga dijelaskan soal kronologi pengolahan sampah mulai dari sampah itu muncul.
“Di tiap RW, kami beri sosialisasi lewat Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya. Hasil edukasi tersebut mereduksi setidaknya 50 persen jumlah sampah di lokasi tersebut. Mulai dari sampah organik, non organik, juga sampah residu.
Ketiga jenis sampah ini diolah menjadi berbagai produk. Sampah organik diolah menjadi pupuk dan juga rumah bakteri, lalu sampah non organik dijual untuk diolah menjadi produk bernilai ekonomi.
Optimalisasi TPS-3R juga dimaksimalkan. Tiap dua hari, petugas kebersihan datang ke rumah warga untuk menjemput sampah.
Menariknya, para warga sudah menyerahkan sampah ke dalam 3 ember berbeda. “Ini memudahkan kami untuk proses pengolahan sampah,” ujar Agus Iin selaku petugas kebersihan di TPS-3R RW 12 Kelurahan Maleer.
Ia berharap, ke depannya angka kesadaran memilah sampah khususnya di Kelurahan Maleer semakin meningkat.
Sebelumnya pada Jumat 8 Juli 2022, Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna meninjau 3 lokasi TPS-3R, antara lain di RW 01 Kelurahan Ciumbuleuit, RW 05 Kelurahan Panjunan dan RW 12 Kelurahan Maleer.
Ema Sumarna menyebut, dari ketiga lokasi tersebut, TPS-3R RW 12 Kelurahan Maleer sudah menjalankan upaya pengolahan sampah secara maksimal.
Dikatakan demikian, sebab di wilayah ini, pola pikir masyarakat dalam mengelola sampah sudah jauh lebih baik. Misalnya seperti penerapan Kang Pisman, jadwal pengangkutan sampah, hingga pengelolaan sampah di TPS.
"Mindset, tindakan, dan perilaku masyarakat sudah sesuai apa yang kita harapkan. Kesadaran masyarakat untuk memilah sampah organik, anorganik, dan residu sudah dilakukan," ujarnya.
Ema juga berharap, upaya pengolahan sampah ini bisa dilakukan secara masif di 1.568 RW yang ada di Kota Bandung alias dengan metode bola salju. Jika konsep ini berjalan, harapan menjadikan Bandung sebagai kota nol sampah bukan lagi mimpi semata.
"Sekarang zero waste digalakkan dari level RW. Bisa naik ke level kelurahan dan kecamatan. Bayangkan jika ini tercapai di level kecamatan, artinya masalah sampah di Kota Bandung selesai," ucap Ema Sumarna.
Berita Terkait
-
Penampakan Tumpukan Sampah di Kali Jambe Tambun, Publik: Pasti yang Disalahin Pak Anies
-
Sampah Jeroan Menumpuk di Pantai Belakang Bandara Balikpapan, Warga: Baunya
-
Ini yang Bikin Sering Terjadi Tumpukan Sampah di Kabupaten Cirebon
-
Ibadah Tanpa Sampah, Warga Karangwuni Temanggung Pakai Bambu untuk Wadah Daging Kurban
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak
-
Kasus Dugaan Asusila Guncang PSHT Pontianak, Dua Remaja Disebut Jadi Korban
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Oknum TNI dan 2 Warga Sipil Ditangkap BNN di Bogor, Selundupkan 29 Kg Sabu Asal Aceh
-
Acha Septriasa: Bertahan di Pernikahan Toksik Demi Anak Tak Selalu Benar
-
Babak Baru Kasus Mayat Wanita di Serang, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Soal Cairan Hitam
-
Konsumsi BBM 65 Km/Liter! Ini Rahasia Dapur Pacu BYD M6 DM yang Baru Rilis di RI
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
TWS Moto Buds 2 Rilis di Asia: Kolaborasi dengan Bose, Baterai Tahan Lama